Mengenal Teknologi Fast Charging (Pengisian Cepat)

Saat pertama kali muncul teknologi fast charging saya bertanya-tanya apa itu fast charging, bagaimana cara kerja fast charging? Dan apa saja efek fast charging?

Apa itu fast charging?

Teknologi fast charging adalah teknologi yang terdapat pada adaptor dan perangkat yang memungkinkan pengisian baterai lebih cepat. Teknologi ini hanya bekerja jika adaptor dan perangkat yang diisi terdapat teknologi ini (tidak bisa hanya salah satunya). Kini fast charging dapat ditemui di perangkat smartphone, powerbank, laptop, dan perangkat mobile lainnya.

Fast charging pertama kali dipelopori oleh Oppo Find 7 yang kala itu menjadi trending karena gebrakannya yang luar biasa. Bagaimana tidak, smartphone yang normalnya terisi penuh dalam waktu 2 hingga 4 jam bisa terisi penuh dalam waktu 4 kali lebih cepat.

Bagaimana cara kerja Fast Charging?

Pada dasarnya fast charging bekerja dengan mengoptimalkan fungsi adaptor. Selain itu, terdapat aliran daya yang lebih besar pada teknologi ini.

Rumus :
Daya(W) = arus(A) x tegangan(V)

Jika diambil contoh, pada awalnya smartphone memiliki kapasitas 1500mAh yang bisa diisi dengan charger berspesifikasi 5V 1A (5Watt)

Berbeda dengan kapasitas smartphone saat ini yang kapasitasnya 2000mAh dan menggunakan charger dengan spesifikasi 5V 2A (10Watt). Bahkan saat ini tersedia charger dengan voltase lebih tinggi hingga 12V 1,5A (18Watt). Dengat begitu maka pengisian akan memakan waktu lebih cepat karena aliran daya juga dalam jumlah banyak.

Efek kelebihan dan kekurangan fast charging

Kelebihan fast charging tentu saja dengan cepatnya waktu isi ulang baterai maka akan menghemat banyak waktu.

Sementara kerugian menggunakan fast charging hampir tidak ada. Perangkat yang sudah mendukung fast charging memang sudah dirancang untuk melakukan pengisian cepat dengan beberapa pengamanan seperti pemutus aliran saat terjadi kesalahan kelistrikan, perlambatan saat baterai mencapai 80%, dan juga perlindungan dari lonjakan voltase ataupun arus listrik.

Untuk penggunaan listriknya tidak ada perbedaan yang besar karena jika memperhitungkan daya dan waktu yang dipakai baik yang fast charging maupun bukan akan sama saja.

Jenis-jenis fast charging

Berikut ini adalah jenis-jenis fast charging yang telah ada :
  • Dash Charge dari OnePlus, untuk tahun 2017 ini mungkin charger super cepat, paling cepat diantara yang lainnya.
  • Quick Charge 4.0/4.0+ dari Qualcomm, hampir sama cepat dengan Dash Charger. Masih baru dan belum beredar di pasaran Indonesia, mungkin nanti di tahun 2018.
  • Quick Charge 3.0 dari Qualcomm, untuk tahun 2017 yang paling banyak beredar di pasaran adalah ini. Dan QC juga paling banyak digunakan di berbagai merk smartphone Android seperti Xiaomi, Asus, Samsung.
  • Samsung Adaptive Fast Charging, charger cepat Samsung yang dikembangkan dari Quick Charge.
  • OPPO VOOC, charger cepat dari Oppo.
  • TurboPower, charger cepat Motorola.
  • Pump Express dari Mediatek.
Itulah pengertian dan cara kerja fast charging. Gunakan teknologi ini dengan perangkat yang sudah mendukung agar tidak terjadi hal yang dapat merusak perangkat kamu.

Materi SOJ Pengertian Karakteristik Jenis Fungsi

Materi yang akan saya bagikan kali ini adalah materi SOJ (Sistem Operasi Jaringan) yang merupakan salah satu bagian dari materi admin server. Dalam materi ini akan dijelaskan tentang apa itu sistem operasi jaringan? Apa karakteristik sistem operasi jaringan? Apa Fungsi sistem operasi jaringan? Dan lainnya. 

Pengertian SOJ (Sistem Operasi Jaringan)

Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan atau dibuat untuk menangani, menyetting, dan membangun sebuah jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi file, layanan berbagi printer, DNS, HTTP, Proxy, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Sistem operasi jaringan adalah suatu jenis sistem operasi yang dikususkan untuk menangani jaringan.Sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.

Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

SOJ memiliki beberapa karakteristik atau ciri-ciri, yaitu : 
  • Merupakan pusat kendali sumber daya jaringan (network resource)
  • Akses aman ke sebuah jaringan
  • Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
  • Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain (misalnya Internet)
  • Back up data dan memastikan data tersebut tersedia dan aman.

Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan

a. Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
b. Mengelola sumber daya jaringan
c. Menyediakan layanan
d. Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
e. Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
f. Memonitor status dan fungsi elemen – elemen jaringan
g. Distribusi program dan update software ke client
h. Menggunakan kemampuan server secara efisien
i. Menyediakan tolerasi kesalahan

Jenis Sistem Operasi jaringan

Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI
Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu menghafal sintax – sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang digunakannya. Berikut beberapa contoh Sistem Operasi jaringan berbasis GUI
  • a. Linux Redhat
  • b. Windows NT 3.51
  • c. Windows 2000 (NT 5.0)
  • d. Windows Server 2003
  • e. Windows XP
  • f. Microsoft MS-NET
  • g. Microsoft LAN Manager
  • h. Novell NetWare
Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text
Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk menghafal sintax – sintax atau perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Linux Debian
  2. Linux Suse
  3. Sun Solaris
  4. Linux Mandrake
  5. Knoppix
  6. MacOS
  7. UNIX
  8. Windows NT
  9. Windows 2000 Server
  10. Windows 2003 Server
Namun, beberapa Sistem Operasi jaringan yang sering di temukan adalah sebagai berikut:
  1. UNIX
  2. LINUX
  3. NOVELL NETWARE
  4. OS/2
  5. Windows NT
Itulah materi tentang SOJ kali ini. Semoga bermanfaat. Tinggalkan komentar ya

Pengertian Audit Jaringan Jenis Metode dan Prosedurnya

    Menurut wikipedia, audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor.

    Pengertian audit jaringan

    Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian , dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan

    Sasaran / Tujuan Audit

    • Dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan suatu jaringan komputer.
    • Dapat mengevaluasi sistem keamanan pada jaringan komputer.
    • Memahami konsep dasar audit jaringan komputer.
    • Memahami dasar-dasar teknik audit jaringan komputer.
    • Mengetahui dan memahami fasilitas yang sudah ada, dan untuk lebih di tingkatkan

    Jenis-jenis Audit

    Audit jaringan komputer secara umum dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu Performance Audit danSecurity Audit.
    • Performance Audit lebih menitikberatkan pada peningkatan kinerja jaringan komputer.  
    • Security Audit lebih menitikberatkan pada sistem keamanan jaringan komputer. 
    Pembahasan ini akan menjelaskan teknik audit dengan pendekatan secara umum yang berlaku di kedua jenis audit di atas.

    Metode Audit Jaringan

    Proses audit untuk jaringan komputer akan semakin kompleks jika sistemnya semakin besar dan terintegrasi satu sama lainnya. Untuk mempermudah hal tersebut, teknik audit terhadap jaringan komputer harus di break-down berdasarkan layer-layer dari 7-layer pada Open System Interconnection(OSI). Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up.
    • Identifikasi Melalui Layer OSI
    Sebelum melakukan audit, ada baiknya terlebih dulu mengetahui mengenai komponen apa saja yang terdapat di tiap-tiap layer. Hal ini berfungsi untuk memudahkan kita dalam menentukan target audit (obyek yang akan di audit).
    • Pendekatan Top-down
    Audit dengan pendekatan Top-down adalah dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang tertinggi, yaitu Application Layer menuju ke layer yang terendah, yaitu Physical Layer. Berarti audit dilakukan dari perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi dan berakhir di infrastruktur komunikasi.
    • Pendekatan Bottom-up
    Audit dengan pendekatan Bottom-up adalah kebalikan dari pendekatan Top-down, yaitu dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang terendah, yaitu Physical Layer menuju ke layer yang tertinggi, yaitu Application Layer. Dalam hal ini audit dimulai dari infrastruktur komunikasi dan berakhir di perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi.

    Prosedur audit

    • Memeriksa apakah ada fungsi manajemen Jaringan yang kuat dengan otoritas untuk membuat standar dan prosedur
    • Memeriksa apakah tersedia dokumen mengenai inventarisasi peralatan Jaringan, termasuk dokumen penggantian peralatan
    • Memeriksa apakah tersedia prosedur untuk memantau network usage untuk keperluan peningkatan kinerja dan penyelesaian masalah yang timbul
    • Memeriksa apakah ada control secara aktif mengenai pelaksanaan standar untuk aplikasi-aplikasi on-line yang baru diimplementasikan
    Alasan kenapa harus ada Audit Jaringan?
    • Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan
    • Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu
    • Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan
    • Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu
    Sekian materi mengenai audit jaringan. Semoga bermanfaat.

































    +

    Daftar Perintah Terminal Linux Debian dan Fungsinya

    Untuk memahami setiap perintah saat melakukan konfigurasi Linux Debian, maka kamu harus tahu apa masing-masing fungsi perintah pada terminal Debian. Nah kali ini saya akan bagikan daftar perintah atau command line Linux Debuan beserta fungsinya.

    Jika pada sistem berbasis grafis (GUI) user cukup mengeklik setiap perintah, pada CLI user menjalankan setiap perintah dengan menuliskannya. Dari fungsi memasukan perintah, memasukan data, semua dilakukan dengan mengetiknya secara manual. Ini tentu menjadi ketidaknyamanan tersendiri. Namun bagi beberapa orang, sistem operasi dengan CLI dirasa lebih asik apalagi jika bisa mengetahui setiap perintah yang bisa digunakan.

    Nah, agar bisa lebih mengetahui fungsi dari masing masing perintah dalam Linux Debian, berikut ini saya berikan daftar perintahnya.

    Daftar perintah Linux Debian dan Fungsinya
    • cd x atau cd /x : masuk ke direktori x, x adalah nama direktori (misalkan "folder 1")
    • cd .. atau cd ../ atau cd/.. : pindah ke direktori satu level di bawah
    • x lalu [tab] [tab] : berguna untuk mengetahui perintah apa saja yang tersedia yang berawalan huruf x. hanya di bash shell atau csh
    • adduser : untuk menambahkan user baru
    • ls atau dir : untuk melihat isi suatu direktori
    • cat : untuk melihat isi dari suatu file text
    • mv x y : untuk memindahkan atau merename file x ke file y
    • cp x y : untuk mengkopi file x ke file y
    • rm x : untuk menghapus file x
    • mkdir x : untuk membuat direktori x
    • rmdir x : untuk menghapus direktori x
    • rm -r x : untuk menghapus direktori x beserta seluruh isinya
    • rm p : untuk menghapus paket tertentu
    • df atau df x : untuk mengetahui space kosong dalam device x
    • top : untuk mengetahui status memori (tekan q untuk quit)
    • man x : untuk mengetahui keterangan manual dari suatu perintah
    • less x : untuk melihat isi dari suatu file text
    • echo x : untuk mencetak isi dari suatu file x ke screen
    • mc : untuk menghidupkan Norton Commander dalam Linux (sangat berguna dan memudahkan bagi newbie)
    • mount : untuk menghidupkan suatu device spt cdrom
    • halt : untuk shutdown
    • reboot atau [ctl + alt + del] : untuk reboot
    • chmod : untuk mengubah permission suatu file
    • ls -l x : untuk melihat isi suatu direktori secara rinci
    • ln -s x y : untuk membuat symbolik link dari suatu file x ke nama file y. x=target y=nama link
    • find x -name y -print : untuk menemukan file y, dengan mencari mulai dari direktori x dan tampilkan hasilnya pada layar
    • ps : untuk melihat seluruh proses yang sedang berjalan
    • kill x : untuk mematikan proses x (x adalah PID di dalam ps)
    • [alt] + F1 – F7 : untuk berpindah dari terminal 1 – 7 (ciri khas Linux)
    • lilo : untuk membuat boot disk
    • startx : untuk menjalankan X-Windows
    • [ctl] + [alt] + [backspace] : untuk keluar dari X-Windows jika terjadi trouble
    • [ctl] + [alt] + F1 – F6 : untuk pindah dari satu terminal ke terminal lain dalam X-Windows
    • xf86Config : untuk mengeset X (primitif) dalam text mode
    • Xconfigurator : sama seperti di atas
    • lsof : melihat akses file system, digunakan untuk mengetahui file mana yang sedang digunakan.
    • vmstat : digunakan untuk melihat virtual memori statistik.
    • lsmod : digunakan untuk melihat modul2 kernel yang diload.
    • lspci: digunakan untuk melihat daftar device pci yang ada.
    • lsusb : digunakan untuk melihat daftar device usb yang ada.
    • init [0-6] : init 0 untuk shutdown, init 6 untuk reboot, init 1-5 tergantung dari inittab distro.
    • ps : digunakan untuk melihat proses yang sudah dijalankan. bisa dengan tambahan opsi aux. ps aux atau ps –help untuk lengkapnya.
    • netstat : digunakan untuk melihat port yang listen atau eta. umumnya sysadmin / netadmin menggunakan dengan perintah netstat -ntlp.
    • grep : digunakan untuk memotong hasil tangkapan perintah dengan bantuan pipe (|). misal ls | grep daftar .
    • ldd : digunakan untuk melihat dinamik link library dari file binary. contoh, ldd /bin/sh
    • w : digunakan untuk melihat siapa saja yang login dan sedang melakukan apa, dari terminal mana.
    • who : mirip perintah w tetapi lebih ringkas.
    • traceroute : digunakan untuk melihat routing dari pc kita ke sebuah server yang dituju.& : perintah & , eh bukan perintah sih. lebih ke parameter, atau apa ? . kegunaannya untuk melaksanakan sebuah proses menjadi background/tanpa ditampilkan dilayar. contoh, find / > test.txt &
    • nohup : digunakan untuk melakukan proses tanpa hang up. artinya jika sebuah session terminal diclose, maka proses akan tetap berjalan. misal, nohup find / > test.txt &.
    • whereis, which, locate : digunakan untuk mencari lokasi file.
    • last : digunakan untuk melihat login terakhir dari user yang sudah login.
    • lastlog : digunakan untuk melihat semua user, kapan terakhir login.
    • adduser : untuk menambahkan user baru dengan interaktif prompt. misal adduser deanet
    • useradd : digunakan untuk menambahkan user baru tanpa interaktif prompt. misal, adduser -G nama_user -ms /bin/sh nama_user.
    • usermod : digunakan untuk merubah group dari user. misal : usermod -G group1,group2,group3 nama_user.
    • groupadd : digunakan untuk menambahkan group. misal : groupadd nama_group
    • groupdel : digunakan untuk menghapus group. misal: groupdel nama_group
    Itulah daftar perintah instruksi Linux Debian pada command line. Jika sudah tahu fungsinya kamu akan lebih mudah dalam melakukan konfigurasi server Debian. Command line itu mudah, tak perlu dihafal. Itu hanya seperti mengenali Agus rumahnya Magelang dan dia bisa memperbaiki komputer. Sesederhana itu.

    Sekian dari saya. Jika bermanfaat silahkan dishare. Semoga ilmu ini bisa mengalir terus.

    Kunci Jawaban Soal Essay Sistem Operasi Jaringan

    Berikut ini saya post tentang soal dan jawaban soal essay sistem operasi jaringan. Kunci jawaban ini merupakan bahan belajar untuk mempersiapkan ulangan atau ujian TKJ sistem operasi jaringan. Saya tidak menyarankan penggunaan untuk menyontek atau untuk kegiatan pelanggaran lain yang melumturkan nilai kejujuran dalam diri anda. 


    Berikut ini bank soal essay pelajaran sistem operasi jaringan SOJ

    1. Sebutkanlah 5 Fitur jaringan sistem operasi !
    •  Dukungan dasar untuk mendukung hardware port.
    •  Fitur keamanan seperti otentikasi, otorisasi, login pembatasan, dan kontrol akses, nama layanan dan layanan direktori file, mencetak, penyimpanan data, backup dan replikasi layanan
    •  Akses remote atau kontrol jarak jauh.
    •  Sistem manajemen administrasi jaringan dan audit peralatan dengan antarmuka grafis.
    •  Clustering capabilities.
    •  Toleransi kesalahan dan ketersediaan tinggi.

    2. Jelaskan apa yang dimaksud denngan Resource sharing?
    resource sharing adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok user yang tergabung dalam sebuah jaringan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan dan mengurangi biaya pengembangan koleksi. 

    Resource sharing tersebut dapat dilakukan dengan kesepakatan formal maupun informal yang diterapkan secara lokal, nasional, ataupun internasional. Sedangkan sumber daya yang di-share tersebut dapat berupa koleksi, data bibliografis, pegawai, dan fasilitas.

    3. Secara umum Ada 3 Tahap proses yang harus dilakukan untuk bisa share printer,Yaitu?
    • Pengaturan pada Semua Komputer (Komputer Master dan Komputer Cliens)
    • Pengaturan pada Komputer Master
    • Pengaturan pada Komputer Cliens

    4. Jelaskanlah Apa itu Keamanan Jaringan?


    Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.

    5. Sebutkan dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan!

    • Tembok pengamanan (baik secara fisik maupun maya), yaitu suatu cara untuk memberikan proteksi atau perlindugan pada jarigan, baik secara fisik (kenyataan) maupun maya (menggunakan software)
    • Rencana pengamanan, yaitu suatu rancagan yang nantinya akan di implementasiakan uantuk melindugi jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman dalam jaringan

    6. Sebutkan 5 segi keamanan didefinisikan dari kelima point, yaitu!

    • Confidentiality : Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
    • Integrity : Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
    • Availability : Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
    • Authentication : Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
    • Nonrepudiation : Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.

    7. Sebutkan 2 macam teknik enkripsi yang biasa digunakandalam sistem sekuriti dari sistem komputer dan network
    • Enkripsi Konvensional.
    • Enkripsi Public-Key

    8. Jelaskanlah pengertian dari Audit?

    Audit adalah pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor.

    9. Sebutkan 4 Prosedur Audit?

    prosedur audit yang biasa dilakukan oleh auditor meliputi:
    • Inspeksi Merupakan pemeriksaan secara rinci terhadap dokumen dan kondisi fisik sesuatu.
    • Pengamatan (observation) Pengamatan atau observasi merupakan prosedur audit untuk melihat dan menyaksikan suatu kegiatan.
    • Permintaan Keterangan (enquiry) Merupakan prosedur audit yang dilakukan dengan meminta keterangan secara lisan.
    • Konfirmasi Konfirmasi merupakan bentukpenyelidikan yang memungkinkan auditor memperoleh informasi secara langsung dari pihak ketiga yang bebas.

    10. Sebutkan Security Jaringan dengan Pentest?


    Penetrasi jaringan adalah proses yang dilakukan oleh seseorang (pentester) untuk masuk ke jaringan atau komputer dengan cara mencari celah keamanan (vulnerability) dalam sistem.

    Pentesting sangat diperlukan untuk meminimalisasi celah keamanan yang ada. Dengan begitu seseorang yang tidak punya hak tidak akan mudah masuk ke sistem.

    Yang jelas pentest itu intinya mencari celah keamanan dalam sistem untuk selanjutnya melakukan perbaikan (patch) terhadap celah tersebut.

    11. Jelaskan pengertian dari Keamanan Jaringan Nsauditor Auditor?

    Keamanan Jaringan Nsauditor Auditor adalah keamanan jaringan dan pemindai kerentanan yang memungkinkan komputer audit dan pemantauan jaringan untuk kerentanan memungkinkan, memeriksa jaringan untuk semua metode hacker potensial yang mungkin digunakan untuk menyerang dan membuat laporan potensi masalah yang ditemukan.

    Nsauditor adalah sebuah perangkat lunak paket jaringan yang lengkap yang mencakup perangkat jaringan yang lebih dari 45 dan utilitas untuk audit jaringan, scan, koneksi jaringan pemantauan dan banyak lagi.


    12. Jelaskan yang anda ketahui Saluran Telepon ke Internet!

    Saluran Telepon merupakan perangkat keras yang harus disediakan dalam rangka akan membangun internet. Selain itu dapat digunakan pula handphone atau telepon seluler yang menyediakan modem dalam alat tersebut sehingga memungkinkan dihubungkan dengan kabel data untuk akses internet. 

    Dengan handpone atau saluran kabel dan modem dial up kita dapat melakukan akses internet, misalnya melalui Telkomnet Instans tanpa harus mendaftar dulu.

    13. Jelaskan yang anda ketahui Konseptual Routing dan Domain!

    • Konsep Routing : adalah hal yang utama pada lapisan internet di jaringan TCP/IP. Hal ini karena pada lapisan internet terjadi proses pengalamatan. Data-data dari device yang terhubung ke internet dikirim dalam bentuk datagram, yaitu paket data yang didefinisikan oleh IP.
    • Konsep Domain : Domain Name System (DNS) merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan/mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya.

    14. Jelaskan secara singkat Setting Gateway ke Internet!

    Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda

    Itulah beberapa soal sistem operasi jaringan SOJ dan jawabannya. semoga bermanfaat

    Pengertian Komunikasi Data dan Interface

    Pengertian Komunikasi Data dan Interface - Kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian komunikasi data, Perbedaan data dan informasi, dan jenis-jenis interface.

    Pengertian Komunikasi Data

    Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data dari dua perangkat atau lebih yang terhubung dalam sebuah jaringan lokal maupun interlokal, seperti WAN dan internet.

    Komunikasi data merupakan proses pemindahan data elektronik terutama data digital melalui berbagai media. Media yang digunakan untuk melakukan komunikasi data dapat berupa media kabel maupun nirkabel. Sistem yang memungkinkan terjadinya transmisi data seringkali disebut jaringan komunikasi data.

    Perbedaan data dan informasi


    • Pengertian data

    Data adalah fakta mentah atau rincian peristiwa yang belum diolah, yang terkadang tidak dapat diterima oleh akal pikiran dari penerima data tersebut, maka dari itu data harus diolah terlebih dahulu menjadi informasi untuk dapat di terima oleh penerima. 

    Data dapat terdiri atas huruf, angka, karakter, simbol, gambar, suara, atau tanda lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat informasi. Informasi tersebut bisa saja menjadi data apabila informasi tersebut digunakan lagi untuk membuat informasi yang lebih lengkap. Dalam dunia komputer data bisa diartikan sebagai segala sesuatu yang tersimpan didalam memori atau perangkat penyimpanan komputer dalam format tertentu, contohnya format .doc atau format PDF.
    Contoh data : 
    • Terjadi pencurian
    • Harga laptop turun

    • Pengertian informasi

    Informasi merupakan kumpulan dari data yang telah diolah sehingga dapat diterima oleh orang lain dengan mudah yang selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Informasi dapat berupa hasil gabungan, hasil analisa, hasil penyimpulan, dan juga hasil pengolahan dari sistem informasi.
    Contoh informasi : 
    • Rabu, 5 November 2014. Telah terjadi pencurian sepeda motor pada siang hari. Pelaku diketahui berjumlah 3 orang yang menggunakan penutup muka untuk menyamarkan identitas mereka. Sampai saat ini polisi masih mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya.
    • Pada akhir tahun ini banyak laptop yang mengalami penurunan harga. Hal tersebut dilakukan untuk menyambut tahun baru dan juga meningkatkan nilai pemasaran laptop.

    • Pengertian interface

    Interface (antarmuka) merupakan mekanisme atau cara komunikasi antara pengguna dengan sistem pada komputer. Antarmuka dapat menerima informasi dari pengguna, memprosesnya, dan memberikan informasi tersebut kepada pengguna. Interface juga biasa disebut port.

    • Fungsi interface


    1. Penghubung komputer dengan berbagai hardware seperti mouse, keyboard, dan hardware lainnya
    2. Penghubung komputer dengan perangkat-perangkat pendukung komunikasi seperti modem, Multiplexer dan Concentrator.
    3. Penghubung antara dengan komputer dengan terminal yang lain.

    • Jenis-jenis interface pada komputer

    Port serial

    Port serial merupakan sebuah port pada komputer yang berfungsi untuk mentransmisikan satu bit informasi pada satu satuan waktu. Penggunaan port serial sekarang ini jarang ditemukan. Penggunaan port serial telah tergantikan dengan port USB dan Firewire. Sedangkan untuk jaringan (networking) sudah tergantikan dengan port Ethernet.
    Contoh penggunaan port serial adalah untuk menghubungkan mouse ke komputer dan menghubungkan komputer modem.

    Port parallel

    Port paralel merupakan sebuah port pada personal computer yang berfungsi sebagai alat komunikasi komputer dengan perangkat yang memiliki jalur data pararel. Fungsi port paralel adalah sebagai penghubung motherboard dengan Printer jenis lama, Zip drive, beberapa Scanner, Sound Cards, dan lain sebagainya.

    Port USB

    USB (Universal Serial Bus) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung yang ada saat ini, biasanya ada pada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol game, telepon seluler dan PDA.

    Port SCSI

    SCSI (Small Computer System Interface) merupakan set standar untuk menghubungkan perangkat keras dan mentransfer data antara komputer dan perangkat periferal . SCSI mendefinisikan perintah, protokol (komputer) dan antarmuka listrik dan optika.

    Port infra merah

    Port inframerah merupakan jenis port yang memungkinkan setiap perangkat untuk berhubungan tanpa kabel.

    Port audio

    Port audio merupakan port yang berfungsi untuk media penghubung yang menjadi jalur untuk data berupa audio. Penggunaan port ini banyak ditemui pada komputer ataupun ponsel untuk bisa dihubungkan dengan speaker eksternal ataupun headset.

    Port PS2

    Port PS2 banyak digunakan untuk menghubungkan komputer dengan keyboard atau mouse. Port ini tergantikan oleh port USB.

    Port jaringan

    Port jaringan sering juga disebut network interface merupakan sebuah port yang menghubungkan antara komputer dengan kabel jaringan.


    101 Dampak Positif dan Negatif Internet dari Berbagai Aspek

    Dampak Positif dan Negatif Internet dari Berbagai Aspek - Saat ini internet sudah menjadi kebutuhan yang banyak dipakai oleh orang-orang diseluruh dunia. Dari anak-anak hingga orang dewasa semuanya menggunakan internet. Internet menjadi begitu dibutuhkan hingga tak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari.

    Internet sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang terutama bidang yang membutuhkan informasi secara cepat. Banyak perusahaan yang menggunakan internet untuk menarik minat pekerja dan mempromosikan produknya. Selain itu pada penggunaan individu internet banyak digunakan untuk sarana komunikasi, jual-beli, dan entertainment atau hiburan.

    Internet memang memiliki banyak sekali keuntungan dalam penggunaannya. Selain dapat mendapat informasi dengan cepat pengguna internet juga bisa menghemat waktu dan biaya untuk melakukan banyak kegiatan yang mengharuskan mereka untuk tepat waktu dan efisien biaya. Selain itu masih banyak lagi keuntungan dari penggunaan internet yang akan dibahas dalam artikel kali ini.

    Namun dengan banyaknya keuntungan perlu juga untuk memperhatikan bahwa penggunaan internet juga memiliki banyak kerugian. Dengan bebasnya informasi yang ada di internet maka setiap penggunanya juga akan menerima semua jenis informasi di internet tanpa filter. 

    Banyak sekali orang di internet yang menyebarkan konten negatif untuk kepentingan mereka maupun hanya untuk bersenang-senang. Kerugian yang ditimbulkan pun beragam, ada yang merugikan secara materi maupun moral, misalnya perampokan online dan pornografi yang sering terjadi.

    Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan mengenai dampak positif dan negatif internet berikut ini yang akan saya sebutkan berbagai aspek tersebut dalam daftar berikut ini.

    Dampak positif internet

    Aspek sosial

    1. Mempermudah komunikasi antar individu
    2. Adanya komunikasi yang murah
    3. Komunikasi dapat berupa teks, audio, dan video
    4. User dapat bertemu dengan banyak orang baru
    5. Menjadi sarana untuk sharing
    6. Adanya forum bebas diskusi yang dapat diikuti banyak orang
    7. Sarana pengembangan diri
    8. Sarana untuk membantu memecahkan masalah
    9. Mempermudah menyebarkan informasi terbaru
    10. Dapat digunakan sebagai forum penggalangan dana atau gerakan petisi
    11. Membantu untuk bertemu pasangan hidup
    12. Menyatukan orang-orang dengan hobi atau pekerjaan yang sama
    13. Mempererat kekeluargaan dengan kerabat yang rumahnya jauh
    14. Menjaga hubungan antar alumni sekolah
    15. Sarana membangun organisasi

    Aspek ekonomi dan bisnis

    1. Sebagai media promosi yang murah dan menjangkau banyak orang
    2. Toko online (Online shop)
    3. Pengembangan perusahaan yang berbasis teknologi informasi
    4. Kemudahan untuk memesan barang atau jasa
    5. Kemudahan mencari alat transportasi
    6. Mempermudah traksi dengan e-banking
    7. Sumber untuk mencari lowongan pekerjaan ataupun beasiswa
    8. Menarik minat pencari kerja
    9. Memunculkan peluang kerja
    10. Menciptakan lapangan kerja baru
    11. Pemasukan pajak negara bertambah karena pesatnya pertumbuhan perusahaan yang bergerak di bidang internet dan teknologi informasi

    Aspek Individu

    1. Mengembangkan keterampilan dengan banyaknya informasi dan tutorial di internet yang bsia dipraktekkan
    2. Menambah rasa percaya diri
    3. Menambah banyak relasi dan teman sehingga pergaulan lebih luas
    4. Menambah ilmu dan keterampilan
    5. Menambah pengalaman
    6. Mendapat kebahagiaan
    7. Meningkatkan kesejahteraan (bekerja di internet)
    8. Sebagai sarana hiburan

    Aspek Pendidikan

    1. Banyaknya sumber materi yang bisa didapat dengan gratis
    2. Tersedia banyak ebook dan video untuk referensi belajar
    3. Menambah teman sehingga lebih banyak orang yang bisa sharing ilmu
    4. Membantu untuk meringankan tugas yang didapat siswa
    5. Meningkatkan kemandirian siswa dalam mengerjakan tugas
    6. Banyak fenomena di internet yang menjadi bahan untuk bahan penelitian
    7. Kemudahan untuk mengelola rapot dengan E-Raport yang terintegrasi secara nasional
    8. Ujian Nasional Berbasis Komputer bisa dilaksanakan sehingga mengurangi penggunaan kertas.
    9. Jaringan guru diberbagai daerah dapat terhubung dalam forum diskusi
    10. Siswa dapat mencari banyak ilmu tambahan
    11. Banyak simulasi dan soal yang bisa dikerjakan di internet

    Aspek kognitif

    1. Meningkatkan sifat kreatif, inovatif dan kemandirian
    2. Memperluas pemikiran dan wawasan individu
    3. Memperluas cara pandang
    4. Mengembangkan pola pikir individu
    5. Meningkatkan kecakapan individu
    6. Fasilitas pengujian kognitif banyak tersedia di internet

    Dampak negatif internet

    Aspek sosial

    1. Merasa tidak tenang karena khawatir apa yang dimilikinya akan dicuri atau disalahgunakan
    2. Identitas pribadi akan tersebar
    3. Banyaknya cybercrime yang menggunakan media internet sebagai sarana untuk menjalankannya
    4. Penculikan dengan modus ingin bertemu kenalan di internet
    5. Prostitusi online yang kebanyakan menyerang remaja dibawah umur
    6. Memunculkan sikap egois dan tidak peduli lingkungan sekitar
    7. Banyak konten pornografi yang disebarkan baik melalui website sendiri ataupun yang dibagikan lewat sosial media
    8. Munculnya berita bohong atau hoax. Memang berita semacam ini akan mengundang klik para pemirsa untuk membacanya. Tak jarang berita HOAX tersebut bisa memicu konflik nyata
    9. Sarana provokasi yang mempengaruhi orang banyak
    10. Kampanye hitam menjelang pemilu seperti yang sedang hangat ini yaitu pemilu DKI Jakarta yang banyak dari kedua pasangan calon mengalami kampanye hitam
    11. Pengedaran barang terlarang maupun selundupan
    12. Penyebaran paham radikal yang menyimpang dari aturan
    13. Merusak hubungan entah karena kesalahpahaman atau hal lainnya
    14. Pembajakan hak cipta intelektual seperti lagu, film, dan software
    15. Membuang waktu karena banyak pengguna internet yang hanya menggunakannya untuk mengakses sosial media atau hanya melihat timeline
    16. Dapat terjadi cyber bullying seperti yang terjadi saat kasus Sonya Depari
    17. Pencemaran nama baik yang tidak diketahui pelakunya

    Aspek kesehatan

    1. Merusak mata karena menatap monitor komputer dalam waktu yang lama
    2. Radiasi komputer dapat membahayakan tubuh
    3. Merusak tubuh karena posisi yang tidak benar saat menggunakan komputer dalam waktu yang lama
    4. Kebugaran fisik menurun
    5. Nutrisi menjadi tidak teratur karena sering lupa makan atau tidak teratur makan
    6. Waktu tidur menjadi tidak teratur

    Aspek pendidikan

    1. Menimbulkan kemalasan pada siswa
    2. Ketagihan menggunakan internet sehingga lupa waktu belajar
    3. Siswa menjadi tidak fokus pelajaran karena terpikir konten yang pernah diakses. Game misalnya
    4. Siswa melakukan copy-paste tanpa mempelajari materinya
    5. Mengganggu perkembangan moral dan kognitif siswa
    6. Data nilai bisa saja diubah oleh hacker
    7. Pembocoran soal yang menjadi rahasia negara
    8. Informasi yang didapat mungkin saja salah

    Aspek Ekonomi

    1. Penipuan yang mengatasnamakan toko online ataupun undian berhadiah yang mengharuskan untuk membayar sejumlah uang
    2. Pencurian dengan metode carding sehingga data kartu kredit user akan diketahui dan selanjutnya digunakan oleh orang lain untuk melakukan transaksi elektronik
    3. Menigkatkan perilaku konsumtif karena banyaknya promosi barang atau jasa yang ada di internet
    4. Tidak fokus dalam bekerja, kebanyakan pekerja yang sudah kecanduan internet utamanya tidak akan bisa jauh-jauh dari perangkat yang digunakannya untuk mengakses internet
    5. Membuat usaha yang tidak menggunakan internet menurun pelanggannya karena beralih ke toko online misalnya
    6. Penipuan mengatasnamakan perusahaan besar yang biasa ditujukan untuk para pencari pekerjaan
    7. Perlindungan konsumen masih minim misalnya jika uang sudah ditransfer namun barang yang ingin dibeli tidak dikirim
    8. Sering terjadi ketidaksesuaian antara produk yang dipadang di website dengan produk yang sampai di tangan konsumen

    Aspek keamanan

    1. Pencurian data pribadi
    2. Pembajakan
    3. Penyebaran virus, trojan, worm, dan malware
    4. Pengrusakan jaringan oleh seseorang yang terhubung dalam jaringan tersebut
    Itulah berbagai dampak internet yang bisa saja terjadi jika penggunaan internet tidak disertai pengetahuan yang cukup ataupun kurangnya pengawasan terhadap penggunaannya. 

    Saya rasa sekian untuk kali ini. Semoga bermanfaat.


    Pengertian Multiuser Multitasking dan Multisharing dan Contohnya

    Pengertian Multiuser Multitasking dan Multisharing dan Contohnya - Dalam menggunakan komputer dan jaringan kita banyak mendengar banyak istilah yang berhubungan dengan komputer dan jaringan yang sedang kita pelajari. Dalam mempelajari berbagai jenis cara kerja sistem komputer misalnya.

    Kita pasti pernah mendengar istilah multiuser, multitasking, dan multisharing. Pada artikel kali ini akan saya jelaskan mengenai tiga istilah tersebut beserta contohnya.

    • Multiuser

    Multiuser merupakan suatu keadaan sistem dimana sistem tersebut bisa mengatur banyak hardware, software, dan data untuk digunakan oleh beberapa user. User yang dimaksud bisa mengakses sumberdaya tersebut melalui satu komputer maupun beberapa komputer dengan ijin server atau workstation.

    Contoh dari multiuser adalah sistem operasi windows. Pada sistem operasi ini bisa terdapat banyak user yang terbagi menjadi administrator dan guest user. 

    Contoh lainnya seperti saat kita ke warnet dan menggunakan print yang ada didalam jaringan warnet tersebut. Printer tersebut dapat digunakan oleh setiap billing yang terhubung sehingga tidak perlu untuk memasang satu printer pada setiap billing.

    • Multitasking

    Multitasking merupakan kemampuan sebuah sistem komputer untuk melakukan bebrapa proses atau tugas sekaligus atau bersamaan. CPU komputer dapat memproses banyak perintah dalam waktu yang bersamaan secara tepat dan akurat. Banyaknya proses tergantung banyaknya perintah yang dimasukan user. 

    Kecepatan dan banyaknya pemrosesan data juga bergantung pada spesifikasi hardware yang terpasang pada komputer. Misalnya untuk menjalankan sua aplikasi membutuhkan 2GB memori namun memori yang kita miliki hanya 1GB maka komputer akan lambat memproses data tersebut atau mungkin tidak bisa menjalankan aplikasi tersebut.

    Contoh dari multitasking misalnya pada saat kita membaca blog ini sambil mendengarkan musik dan membuka microsoft word. Contoh lainnya yang sering kita temui adalah saat kita membuka banyak tab pada browser kita.

    • Multisharing

    Multisharing merupakan suatu metode yang membuat komputer mampu untuk membuat user dapat berkomunikasi dengan banyak user lain dan berbagi sumberdaya seperti hardware, software, dan data. Contoh multisharing adalah saat kita membagikan file lewat workgroup LAN.

    Itulah penjelasan mengenai pengertian multiuser, multitasking dan multisharing dan contohnya kali ini. Masih banyak istilah lain seperti multiboot, multiprograming dan lain-lain yang akan saya jelaskan pada artikel yang akan datang.

    Trimakasih atas kunjungan anda. Semoga bermanfaat.

    Pengertian Domain dan Tingkatannya

    Pengertian Domain dan Tingkatannya - Dalam dunia internet kita kerap menemui istilah domain. Domain merupakan suatu sistem penamaan alamat IP sehingga dapat diakses menggunakan nama berupa teks (Fully Quallified Domain Name). Misalnya yang sering kita temui seperti google.com, youtube.com, dan twitter.com. Nama-nama tersebut merupakan contoh domain yang biasa kita tuju. 

    Dengan menggunakan domain kita tidak perlu memasukkan alamat IP yang berupa angka yang panjang dan rumit karena setiap angka tersebut sudah diberi nama. Selain itu kita jadi muda untuk mengingat dan mengenali alamat tersebut.

    Istilah domain sangat berhubungan dengan server atau hosting. Domain merupakan alamat yang dituju sedangkan server atau hosting merupakan tempat yang ada di alamat tersebut.

    Hubungan antara domain dengan server atau hosting bisa digambarkan seperti ini. Jika kita memiliki alamat rumah misal jalan nuri nomor 3 maka itu adalah domain kita. Sementara rumah kita yang digunakan untuk menyimpan barang-barang milik kita merupakan server atau hosting kita.

    Saat kita berselancar di internet sering kali kita melihat domain dengan nama yang berbeda beda misalnya academic.edu, facebook.com, dan sebagainya. Nama domain tersebut bukan tanpa arti, nama tersebut juga merupakan tingkatan yang dimiliki domain. 

    Domain memiliki tiga tingkatan yang akan saya jelaskan sebagai berikut : 

    1. TLD (Top Level Domain)

    TLD merupakan jenis domain dengan ciri berupa deretan kata dibelakag nama domain, seperti .com dan .net
    Top level domain terbagi lagi menjadi 2 yaitu GTLD (Global Top Level Domain) dan CLTD (Country Top Level Domain). 
    • GLTD memiliki nama yang universal seperti .com (commercial) dan .net (network). 
    • Sementata CLTD memiliki ciri berupa identitas suatu negara dibelakangnya, misal untuk domain yang ada di Indonesia contohnya .co.id dan .or.id.

    2. SLD (Second Level Domain)

    SLD ini memiliki ciri yang sama dengan TLD. SLD bisa kita miliki dengan nama sesuai keinginan. Untuk memiliki domain SLD bisa dengan mendaftarkan domain yang kita inginkan dan membayar biaya pendaftaran yang wajib diperbarui minimal setiap 1 tahun. Lebih seperti menyewa domain menurut saya.
    Contoh SLD yaitu google.com.
    • google merupakan SLD, 
    • sementara .com merupakan TLD

    3. TLD (Third Level Domain)

    TLD atau biasa disebut subdomain, merupakan jenis domain yang bisa kita dapatkan secara bebas dan gratis. Contoh dari subdomain adalah academicpc.blogspot.com. 
    • academicpc merupakan Third Level Domain, 
    • .blogspot merupakan SLD, 
    • dan .com merupakan Top Level Domain.
    Pada Third Level Domain kita bisa memiliki TLD sesuai keinginan kita jika kita memiliki hosting sendiri. Seperti pada blogger dan wordpress namun milik pribadi yang bisa kita bua sesuka hati.

    Bagaimana cara membeli domain?

    Saat ini banyak perusahaan yang menawarkan pendaftaran domain. Anda bisa membuat domain apabila domain tersebut belum ada yang membuat sebelumnya. 

    Untuk perusahaan register domain yang cukup populer misalnya Godaddy dan namecheap. Namun juga ada perusahaan register domain dari indonesia seperti niagahoster, masterweb, idwebhost, dan masih banyak lagi. Banyak juga diantara perusahaan tersebut yang biasa memberi promo domain murah saat ada event-event tertentu. Jadi jika ingin membeli domain dengan harga murah anda bisa menunggu datangnya event tersebut.

    Pengertian Booting dan Jenisnya

    sumber : pixabay.com
    Pengertian Booting dan Jenisnya - Dalam mengenal dunia komputer pasti anda sudah tidak asing lagi dengan istilah booting. Menurut wikipedia indonesia booting adalah proses awal menyalakan komputer saat semua register prosesor diatur kosong, dan status mikroprosesor/prosesor diatur tata ulang. Sederhananya booting merupakan proses awal yang terjadi pada saat komputer pertama kali dihidupkan. 

    Dalam pelajaran TKJ yang sudah saya pelajari booting bisa diartikan sebagai rangkaian proses menghidupkan maupun mematikan komputer hingga komputer siap untuk digunakan. Definisi tersebut saya simpulkan karena keluarnya pertanyaan tentang definisi hardboot dan softboot yang juga akan dibahas pada artikel ini.

    Proses booting sangat berkaitan dengan BIOS (Basic Input Output System) yaitu sebuah program yang tertanam pada komputer sebagai pendeteksi atau berfungsi untuk memberi informasi tentang keadaan komputer saat pertama kali dihidupkan. BIOS melakukan POST (Power On Self Test) untuk mengetahui berbagai keadaan hardware apakah siap untuk menjalankan sistem operasi.

    Dalam proses POST, BIOS akan memberi pesan-pesan berupa kode beep ataupun pesan kesalahan apabila komputer memiliki kesalahan pada hardware maupun sistemnya.

    Booting terdiri dari 3 tahap yaitu : 

    • pengambil alihan komputer oleh BIOS,
    • berjalannya proses POST, dan
    • pengambil alihan komputer oleh sistem operasi.
    Perincian tahapan proses booting adalah sebagai berikut : 
    1. Saat tombol power ditekan maka komputer akan hidup dalam kondisi memori yang masih kosong karena belum ada perintah untuk diproses oleh CPU. User belum perlu untuk memasukan perintah atau instruksi karena CPU sudah dirancang untuk menemukan alamat tertentu di BIOS. Pada proses inilah BIOS akan berjalan.
    2. Setelah BIOS berjalan maka secara otomatis BIOS akan mengambil alih sistem operasi komputer untuk sementara untuk kemudian dilakukan pengecekan sistem maupun hardware yang terpasang. Proses inilah yang disebut POST (Power On Self Test). Pada proses ini BIOS akan mendiagnosa berbagai harware yang terpasang untuk kemudian diberikan kode atau pesan kesalahan apabila memang ada kesalahan di hardware yang terpasang.
    3. Setelah itu BIOS akan menjalankan kartu grafis BIOS dan juga ROM untuk dicek. Apabila semua proses sebelumnya sudah dilakukan selanjutnya BIOS akan memanggil sistem operasi yang ada pada perangkat booting. Sistem operasi tersebut akan dimuat dalam memori dan segera mengeksekusinya atau menjalankannya. Pada saat sistem operasi mengambil alih komputer maka saat itulah komputer bisa digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi yang diinginkan.

    Jenis-jenis booting

    Pada dasarnya hanya ada 2 jenis booting yaitu coldboot dan warmboot. Namun dengan perkembangannya ada 3 jenis lagi yang termasik dalam jenis-jenis booting. Berikut ini penjelasan jenis-jenis booting tersebut.

    Cold Boot

    Cold boot adalah booting atau proses menghidupkan komputer yang terjadi pada saat komputer dalam keadaan belum dialiri arus listrik. Cold boot terjadi saat user menghidupkan komputer degnan menekan tombol power. Proses cold boot akan mereset memori sehingga memori akan kosong dengan cache sehingga ruang pada memori akan kosong dan proses pada komputer berjalan lebih cepat seperti yang dijelaskan pada artikel Mengatasi Komputer Lambat atau Lemot.

    Warm Boot

    Warm boot merupakan proses menghidupkan komputer yang terjadi pada saat komputer masih dialiri arus listrik kembali atau listrik dimatikan hanya sebentar. Warm boot ini biasa dilakukan dengan menekan tombol reset pada CPU sehingga komputer akan menjalankan ulang sistemnya. Warm boot bermanfaat untuk pengaktifan ulang komputer karena crash atau hang.

    Soft Boot

    Soft boot adalah proses menghidupkan komputer yang dikendalikan melalui atau oleh sistem. Bisa juga diartikan soft boot adalah menghidupkan atau mematikan komputer dengan sesuai prosedur yang ada. Soft boot lebih bisa dikaitkan dengan mematikan komputer karena proses mematikan komputer memang bisa berjalan dengan paksa ataupun sesuai prosedur.
    Cara mematikan komputer sesuai prosedur :
    Tutuplah semua program yang sedang dipakai atau berjalan, Matikan komputer dengan menekan tombol shutdown pada menu start button. Tunggu hingga komputer mati atau kipas prosesor tidak berputar lagi. Cabut kabel power dari stop kontak

    Hard Boot

    Hard boot merupakan proses mematikan komputer yang dilakukan secara paksa dengan menekan tombol power beberapa saat hingga komputer mati total. Hard boot biasa terjadi saat user tidak sabar menunggu matinya komputer atau karena terjadi hang pada komputer. Proses hard boot sangat tidak baik dan tidak disarankan untuk komputer karena berpotensi untuk merusak memori dan harddisk. 

    Reboot

    Reboot adalah proses mengulang kembali sistem komputer dari awal. Reboot dilakukan dikarenakan beberapa hal, misalnya karena terjadi crash aplikasi atau sistem operasi sehingga tidak ada pilihan lain selain menekan tombol reboot atau restart. Reboot bisa dimasukkan kedalam warmboot.

    Sekian mengenai pembahasan Pengertian Booting dan Jenisnya. Semoga bermanfaat.

    Jenis-jenis Kabel Jaringan dan Fungsinya

    sumber : pixabay.com
    Jenis-jenis Kabel Jaringan dan Fungsinya - Jumlah jaringan komputer di dunia ini sudah sangat banyak. Diantara jaringan-jaringan yang ada ada yang menggunakan kabel sebagai media transmisi (wired) dan ada yang menggunakan perangkat nirkabel (wireless).


    Penggunaan jaringan wireless tentu lebih banyak digunakan karena selain praktis karena tidak memerlukan instalasi kabel yang ribet. Namun penggunaan jaringan dengan kabel memiliki keunggulan tersendiri jika dibandingkan dengan jaringan wireless.

    Apa itu jaringan kabel?

    Jaringan kabel merupakan jaringan dimana proses transmisi datanya menggunakan media kabel. Koneksi dengan media kabel ini bisa diimplementasikan dalam berbagai jenis topologi ataupun jenis-jenis jaringan komputer. Kabel juga merupakan salahsatu hardware penting dalam suatu pembangunan komputer.

    Kelebihan menggunakan jaringan kabel

    Meskipun jaringan wireless dinilai lebih dari jaringan kabel baik dari segi kepraktisan maupun efisiensi, namun jaringan kabel memiliki beberapa alasan untuk bisa melebihi jaringan wireless. Ada beberapa alasan jaringan kabel masih banyak digunakan sampai saat ini. 
    • Penggunaan jaringan kabel bisa menjangkau daerah pedesaan yang masih sulit untuk tercapai sinyal radio. 
    • Harga untuk pengadaan hardware jaringan kabel lebih murah dibanding perangkat pembangun jaringan wireless.
    • Jaringan kabel memiliki stabilitas yang tinggi dibanding jaringan wireless.
    • Kekuatan jaringan kabel tidak akan terpengaruh cuaca.

    Kekurangan menggunakan jaringan kabel

    Terlepas dari kelebihan diatas, jaringan kabel memiliki berbagai kekurangan jika dibandingkan dengan jaringan wireless. Kekurangan tersebut diantaranya : 
    1. Untuk instalasi jarak jauh akan membutuhkan kabel yang banyak. Pekerja yang dibutuhkan untuk melakukan pemasangan kabel juga lebih banyak.
    2. Perlu memperhatikan tempat pemasangan kabel agar terhindar dari berbagai penyebab kerusakan seperti digigit hewan maupun tertimpa pohon tumbang.
    3. Akan sulit untuk merapikan kabel yang sudah terpasang.

    Fungsi jaringan kabel

    Jaringan kabel berfungsi sebagai media transmisi data dari server ataupun internet, menuju client dengan menggunakan media kabel. Jaringan jenis ini juga memerlukan perangkat penunjang lain yang memiliki kualitas bagus agar proses transmisi data dapat berjalan dengan cepat.

    Jenis-jenis kabel jaringan yang banyak dipakai saat ini ada 3, yaitu kabel coaxial, kabel twisted pair, dan kabel fiber optic. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis kabel tersebut : 

    A. Kabel Coaxial

    sumber : google.com/imghp
    Kabel coaxial merupakan jenis kabel yang bisa dibilang sudah tua dan jarang digunakan. Kabel coaxial merupakan kabel yang terdiri dari konduktor yang dibungkus dengan beberapa lapisan sebagai isolator. Konektor yang digunakan untuk kabel coaxial adalah konektor BNC (Bayonet Neill–Concelman).

    Fungsi kabel coaxial adalah untuk melakukan transmisi kecepatan tinggi dan melakukan pembagian sinyal broadband atau sinyal berfrekuensi tinggi. Kabel coaxial bisa kita temukan pada barang-barang elektronik di rumah seperti pada antena TV dan barang elektronik lainnya. Selain itu kabel coaxial juga digunakan untuk membangun topologi bus dan ring pada jaringan komputer dan juga untuk menghubungkan antena dengan router.

    Keunggulan kabel coaxial adalah harganya yang murah dan minim adanya interferensi dengan sistem lain. Tetapi kabel coaxial memiliki banyak kelemahan diantaranya nilai redam yang tinggi sehingga dibutuhkan banyak repeater untuk koneksi jarak jauh, selain itu kabel coaxial memiliki jangkauan koneksi yang terbatas dan fleksibilitas yang lebih rendah dibanding kabel twisted pair.

    B. Kabel Twisted Pair

    sumber : pixabay.com
    Kabel twisted pair merupakan kabel yang paling sering digunakan untuk membangun jaringan. Kabel twisted pair memiliki ciri fisik yaitu kabel yang dipasang secara berlilit satu dengan yang lainnya.
    Kabel twisted pair dapat dibagi menjadi 3 jenis kabel.


           UTP (Unshielded Twisted Pair)

    Sesuai namanya, kabel UTP merupakan jenis kabel twisted yang tidak memiliki shield atau pelindung. Karenanya kabel jenis ini banyak digunakan untuk instalasi jaringan di ruangan. Kelemahan dari kabel UTP adalah rawan terhadap voltase tinggi dan medan magnet.

           FTP (Foiled twisted pair)

    Kabel merupakan kabel yang hampir sama dengan kabel UTP, hanya saja kabel jenis ini memiliki lpisan pelindung berupa foil yang menjadikan ketahanan kabel ini lebih dati kabel UTP.

           STP (Shielded Twisted Pair)

    STP tidak jauh berbeda dengan UTP dan FTP. Kabel jenis STP memiliki lapisan pelindung terbaik diantara ketiga jenis kabel twisted. lapisan tambahan ini dapat melindungi bagian dalam kabel dari gangguan magnetik dan menangkal noise.

    Dari ketiga jenis kabel twisted diatas yang paling diminati tentu saja kabel UTP. Walaupun memiliki tingkat ketahanan paling rendah namun kabel ini tetap diminati karena harganya paling murah dibanding jenis kabel twisted yang lain.

    C. Kabel Fiber Optic (FO)

    sumber : pixabay.com
    Kabel FO merupakan kabel dengan kecepatan transmisi paling tinggi. Kabel jenis ini biasa digunakan untuk jaringan yang sangat luas, antar pulau bahkan antar benua. Kabel ini terdiri dari bagian dalam yang terbuat dari gelas/kaca. Transmisi dengan jenis kabel ini hampir tanpa hambatan karena saking kecilnya serat optik tersebut.

    Keunggulan kabel fiber optic antara lain : 
    • memiliki kecepatan transmisi tertinggi,
    • mampu mentransmisikan sinyal cahaya, dan
    • tahan terhadap gelombang radio.
    Sementara kelemahan kabel fiber optic antara lain : 
    • harga kabel sangat mahal,
    • tidak semua ISP menggunakan jenis kabel ini,
    • kecepatan transmisi dibatasi ISP, dan
    • tidak pengaruh besar jika dipasang di jaringan berukuran kecil.
    Akhir dari pembahasan ini yaitu penggunaan dari masing-masing jenis kabel disesuaikan dengan topologi, jangkauan area, dan dana yang tersedia. Itu perlu sekali agar nantinya jaringan yang telah dibuat dapat berjalan dengan optimal. 

    Sekian pembahasan mengenai Jenis-jenis Kabel Jaringan dan Fungsinya. Semoga bermanfaat.

    Mengenal Jenis-jenis Port dan Fungsinya

    jenis jenis port
    sumber : pixabay.com
    Mengenal Jenis-jenis Port dan Fungsinya - Dalam mempelajari materi jaringan pasti kita pernah mendengan istilah port. Bukan hanya mendengar, pasti ada saja soal yang menanyakan tentang port. Baik dari jenis maupun fungsinya. Kata port makin sering kita temui saat melakukan konfigurasi jaringan.
    Kali ini saya akan menjelaskan tentang istilah port dalam jaringan komputer.

    Apa itu port?

    Menurut wikipedia bahasa indonesia,  port adalah mekanisme dalam protokol TCP/IP yang memungkinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa proses koneksi dengan komputer dan programlainnya di dalam suatu jaringan.

    Dapat diartikan begini. Port merupakan suatu jack atau socket yang berfungsi untuk memfasilitasi komputer agar bisa terkoneksi dengan komputer lain yang terhubung dalam suatu jaringan. 

    Kurang lebih port bisa digambarkan jika ada sebuah jalan yang menghubungkan 2 provinsi, port merupakan pilihan terminal jurusan untuk melakukan perjalanan antara dua kota itu.

    Port memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi layanan ataupun aplikasi yang menggunakan sumber daya dalam suatu jaringan sehingga port juga memberikan layanan kepada client agar client tersebut dapat mengakses layanan yang ada di server.

    Jenis-jenis port

    Menurut terminologi komputer port dibedakan menjadi port fisik dan port logic.

    • Port fisik merupakan port yang sering kali kita lihat secara nyata, port ethernet misalnya. Fungsi utama port fisik adalah untuk menghubungkan bebrapa komponen secara fisik. Biasanya penghubungan dengan kabel jaringan yang menghubungkan komputer dengan HUB atau perangkat lainnya.
    • Port logic merupakan jenis port yang wujudnya tidak dapat dilihat secara fisik. Jika pada port fisik kita melihat port sebagai tempat untuk menghubungkan perangkat dengan kabel, Pada port logic kita menghubungkannya melalui nomor port, nomor tersebut mewakili layanan yang ada dalam jaringan komputer. Port logic terdiri dari angka yang bila diurutkan akan terdiri dari port 0 sampai port 10,000.

    Menurut fungsinya port dibedakan menjadi 5.

    • Port serial digunakan untuk mentransmisikan data dari jarak jauh secara lambat, misalnya pada keyboard, mouse, monitor, dan modem USB.
    • Port paralel merupakan port yang berfungsi untuk mentransmisikan data pada jarak dekat secara cepat. Port ini sering dipakai untuk menghubungkan printer, memori eksternal, dan tape magnetik untuk backup data.
    • Port SCSI (small computer system interface), merupakan port yang berfungsi sebagai transmittor data secara cepat bahkan dapat dipakai untuk 7 alat sekaligus (daisy chain). Contoh daisy chain antara lain koneksi dari SCSI kontroller keperangkat hardisk drive eksternal, dari harddisk eksternal disambungkan secara seri ke perangkat yang lain seperti tape drive, serta koneksi dari tape drive yang disambungkan ke CD/DVD drive dan lain sebagainya.
    • Port USB (universal serial bus), untuk mentransmisikan data yang terhubung hingga 127 periferal dalam rangkaian daisy chain.
    • Port tambahan khusus seperti : FireWire, MIDI, IrDa, Bluetooth, dan ethernet. Fire Wire berfungsi untuk camcorder, pemutar DVD, dan TV. Sedangkan port MIDI (musical instrument digital interface) untuk menghubungkan instrumen musik. Kemudian port IrDA (Infrared Data Association) untuk koneksi nirkabel sejauh beberapa kaki. Port Bluetooth adalah gelombang radio jarak dekat yang bisa menstransmisikan data sejauh 9 m. Port ethernet digunakan dalam koneksi LAN.

    Menurut penomorannya jenis port dibedakan menjadi tiga.

    • Well-known Port: port yang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tetapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known port selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada pada masa depan. Well-known port didefinisikan dalam RFC 1060.
    • Registered Port: Port-port yang digunakan oleh banyak vendor komputer atau jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat. Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tetapi tidak dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat menggunakan port number yang sama. Range registered port berkisar dari 1024 hingga 49151 dan beberapa port di antaranya adalah Dynamically Assigned Port.
    • Dynamically Assigned Port: merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.

    Tabel Well-known Port

    Berikut ini adalah tabel well-known port beserta layanan yang ada didalamnya. Beberapa port mungkin tidak memiliki layanan sama sekali ataupun hanya untuk pencadangan.



    PortJenis PortKeywordDigunakan oleh
    1TCP, UDPTCPmuxTCP Port Service Multiplexer
    2TCP, UDPcompressnetManagement Utility
    3TCP, UDPcompressnetCompression Process
    5TCP, UDPrjeRemote Job Entry
    7TCP, UDPechoEcho
    9TCP, UDPdiscardDiscard;alias=sink null
    11TCP, UDPsystatActive Users; alias = users
    13TCP, UDPdaytimeDaytime
    15TCP, UDPBelum ditetapkan (sebelumnya: netstat)
    17TCP, UDPqotdQuote of the Day; alias = quote
    18TCP, UDPmspMessage Send Protocol
    19TCP, UDPchargenCharacter Generator; alias = ttytst source
    20TCP, UDPftp-dataFile Transfer Protocol (default data)
    21TCP, UDPftpFile Transfer Protocol (control), connection dialog
    22TCP, UDPSSHPutty
    23TCP, UDPtelnetTelnet
    24TCP, UDPAny private mail system
    25TCP, UDPsmtpSimple Mail Transfer Protocol; alias = mail
    27TCP, UDPnsw-feNSW User System FE
    29TCP, UDPmsg-icpMSG ICP
    31TCP, UDPmsg-authMSG Authentication
    33TCP, UDPdspDisplay Support Protocol
    35TCP, UDPAny private printer server
    37TCP, UDPtimeTime; alias = timeserver
    39TCP, UDPrlpResource Location Protocol; alias = resource
    41TCP, UDPgraphicsGraphics
    42TCP, UDPnameserverHost Name Server; alias = nameserver
    43TCP, UDPnicnameWho Is; alias = nicname
    44TCP, UDPmpm-flagsMPM FLAGS Protocol
    45TCP, UDPmpmMessage Processing Module
    46TCP, UDPmpm-sndMPM (default send)
    47TCP, UDPni-ftpNI FTP
    49TCP, UDPloginLogin Host Protocol
    50TCP, UDPre-mail-ckRemote Mail Checking Protocol
    51TCP, UDPla-maintIMP Logical Address Maintenance
    52TCP, UDPxns-timeXNS Time Protocol
    53TCP, UDPdomainDomain Name System Server
    54TCP, UDPxns-chXNS Clearinghouse
    55TCP, UDPisi-glISI Graphics Language
    56TCP, UDPxns-authXNS Authentication
    57TCP, UDPAny private terminal access
    58TCP, UDPxns-mailXNS Mail
    59TCP, UDPAny private file service
    61TCP, UDPni-mailNI MAIL
    62TCP, UDPacasACA Services
    63TCP, UDPvia-ftpVIA Systems - FTP
    64TCP, UDPcoviaCommunications Integrator (CI)
    65TCP, UDPtacacs-dsTACACS-Database Service
    66TCP, UDPsql*netOracle SQL*NET
    67TCP, UDPbootpcDHCP/BOOTP Protocol Server
    68TCP, UDPbootpcDHCP/BOOTP Protocol Server
    69TCP, UDPTFTPTrivial File Transfer Protocol
    70TCP, UDPgopherGopher
    71TCP, UDPnetrjs-1Remote Job Service
    72TCP, UDPnetrjs-2Remote Job Service
    73TCP, UDPnetrjs-3Remote Job Service
    74TCP, UDPnetrjs-4Remote Job Service
    75UDPAny private dial-out service
    77TCP, UDPAny private RJE service
    78TCP, UDPvetTCPVetTCP
    79TCP, UDPfingerFinger
    80TCP, UDPwwwWorld Wide Web HTTP
    81TCP, UDPhosts2-nsHOSTS2 Name Server
    82TCP, UDPxferXFER Utility
    83TCP, UDPmit-ml-devMIT ML Device
    84TCP, UDPctfCommon Trace Facility
    85TCP, UDPmit-ml-devMIT ML Device
    86TCP, UDPmfcobolMicro Focus Cobol
    87TCP, UDPAny private terminal link; alias = ttylink
    88TCP, UDPkerberosKerberos
    89TCP, UDPsu-mit-tgSU/MIT Telnet Gateway
    90TCP, UDPDNSIX Security Attribute Token Map
    91TCP, UDPmit-dovMIT Dover Spooler
    92TCP, UDPnppNetwork Printing Protocol
    93TCP, UDPdcpDevice Control Protocol
    94TCP, UDPobjcallTivoli Object Dispatcher
    95TCP, UDPsupdupSUPDUP
    96TCP, UDPdixieDIXIE Protocol Specification
    97TCP, UDPswift-rvfSwift Remote Virtual File Protocol
    98TCP, UDPtacnewsTAC News
    99TCP, UDPmetagramMetagram Relay
    100TCPnewacct(unauthorized use)
    101TCP, UDPhostnameNIC Host Name Server; alias = hostname
    102TCP, UDPiso-tsapISO-TSAP
    103TCP, UDPgppitnpGenesis Point-to-Point Trans Net; alias = webster
    104TCP, UDPacr-nemaACR-NEMA Digital Imag. & Comm. 300
    105TCP, UDPcsnet-nsMailbox Name Nameserver
    106TCP, UDP3com-tsmux3COM-TSMUX
    107TCP, UDPrtelnetRemote Telnet Service
    108TCP, UDPsnagasSNA Gateway Access Server
    109TCP, UDPpop2Post Office Protocol version 2 (POP2); alias = postoffice
    110TCP, UDPpop3Post Office Protocol version 3 (POP3); alias = postoffice
    111TCP, UDPsunrpcSUN Remote Procedure Call
    112TCP, UDPmcidasMcIDAS Data Transmission Protocol
    113TCP, UDPauthAuthentication Service; alias = authentication
    114TCP, UDPaudionewsAudio News Multicast
    115TCP, UDPsftpSimple File Transfer Protocol
    116TCP, UDPansanotifyANSA REX Notify
    117TCP, UDPuucp-pathUUCP Path Service
    118TCP, UDPsqlservSQL Services
    119TCP, UDPnntpNetwork News Transfer Protocol (NNTP); alias = usenet
    120TCP, UDPcfdptktCFDPTKT
    121TCP, UDPerpcEncore Expedited Remote Procedure Call
    122TCP, UDPsmakynetSMAKYNET
    123TCP, UDPntpNetwork Time Protocol; alias = ntpd ntp
    124TCP, UDPansatraderANSA REX Trader
    125TCP, UDPlocus-mapLocus PC-Interface Net Map Server
    126TCP, UDPunitaryUnisys Unitary Login
    127TCP, UDPlocus-conLocus PC-Interface Connection Server
    128TCP, UDPgss-xlicenGSS X License Verification
    129TCP, UDPpwdgenPassword Generator Protocol
    130TCP, UDPcisco-fnaCisco FNATIVE
    131TCP, UDPcisco-tnaCisco TNATIVE
    132TCP, UDPcisco-sysCisco SYSMAINT
    133TCP, UDPstatsrvStatistics Service
    134TCP, UDPingres-netINGRES-NET Service
    135TCP, UDPloc-srvLocation Service
    136TCP, UDPprofilePROFILE Naming System
    137TCP, UDPnetbios-nsNetBIOS Name Service
    138TCP, UDPnetbios-dgmNetBIOS Datagram Service
    139TCP, UDPnetbios-ssnNetBIOS Session Service
    140TCP, UDPemfis-dataEMFIS Data Service
    141TCP, UDPemfis-cntlEMFIS Control Service
    142TCP, UDPbl-idmBritton-Lee IDM
    143TCP, UDPimap2Interim Mail Access Protocol v2
    144TCP, UDPnewsNewS; alias = news
    145TCP, UDPuaacUAAC Protocol
    146TCP, UDPiso-ip0ISO-IP0
    147TCP, UDPiso-ipISO-IP
    148TCP, UDPcronusCRONUS-SUPPORT
    149TCP, UDPaed-512AED 512 Emulation Service
    150TCP, UDPsql-netSQL-NET
    151TCP, UDPhemsHEMS
    152TCP, UDPbftpBackground File Transfer Program
    153TCP, UDPsgmpSGMP; alias = sgmp
    154TCP, UDPnetsc-prodNetscape
    155TCP, UDPnetsc-devNetscape
    156TCP, UDPsqlsrvSQL Service
    157TCP, UDPknet-cmpKNET/VM Command/Message Protocol
    158TCP, UDPpcmail-srvPCMail Server; alias = repository
    159TCP, UDPnss-routingNSS-Routing
    160TCP, UDPsgmp-trapsSGMP-TRAPS
    161TCP, UDPsnmpSimple Network Management Protocol
    162TCP, UDPsnmptrapSNMP TRAP
    163TCP, UDPcmip-manCMIP/TCP Manager
    164TCP, UDPcmip-agentCMIP/TCP Agent
    165TCP, UDPxns-courierXerox
    166TCP, UDPs-netSirius Systems
    167TCP, UDPnampNAMP
    168TCP, UDPrsvdRSVD
    169TCP, UDPsendSEND
    170TCP, UDPprint-srvNetwork PostScript
    171TCP, UDPmultiplexNetwork Innovations Multiplex
    172TCP, UDPcl/1Network Innovations CL/1
    173TCP, UDPxyplex-muxXyplex
    174TCP, UDPmailqMAILQ
    175TCP, UDPvmnetVMNET
    176TCP, UDPgenrad-muxGENRAD-MUX
    177TCP, UDPxdmcpX Display Manager Control Protocol
    178TCP, UDPnextstepNextStep Window Server
    179TCP, UDPbgpBorder Gateway Protocol (BGP)
    180TCP, UDPrisIntergraph
    181TCP, UDPunifyUnify
    182TCP, UDPauditUnisys Audit SITP
    183TCP, UDPocbinderOCBinder
    184TCP, UDPocserverOCServer
    185TCP, UDPremote-kisRemote-KIS
    186TCP, UDPkisKIS Protocol
    187TCP, UDPaciApplication Communication Interface
    188TCP, UDPmumpsPlus Five's MUMPS
    189TCP, UDPqftQueued File Transport
    190TCP, UDPgacpGateway Access Control Protocol
    191TCP, UDPprosperoProspero
    192TCP, UDPosu-nmsOSU Network Monitoring System
    193TCP, UDPsrmpSpider Remote Monitoring Protocol
    194TCP, UDPircInternet Relay Chat (IRC) Protocol
    195TCP, UDPdn6-nlm-audDNSIX Network Level Module Audit
    196TCP, UDPdn6-smmredDNSIX Session Management Module Audit Redirector
    197TCP, UDPdlsDirectory Location Service
    198TCP, UDPdls-monDirectory Location Service Monitor
    199TCP, UDPsmuxSMUX
    200TCP, UDPsrcIBM System Resource Controller
    201TCP, UDPat-rtmpAppleTalk Routing Maintenance
    202TCP, UDPat-nbpAppleTalk Name Binding
    203TCP, UDPat-3AppleTalk Unused
    204TCP, UDPat-echoAppleTalk Echo
    205TCP, UDPat-5AppleTalk Unused
    206TCP, UDPat-zisAppleTalk Zone Information
    207TCP, UDPat-7AppleTalk Unused
    208TCP, UDPat-8AppleTalk Unused
    209TCP, UDPtamTrivial Authenticated Mail Protocol
    210TCP, UDPz39.50ANSI Z39.50
    211TCP, UDP914c/gTexas Instruments 914C/G Terminal
    212TCP, UDPanetATEXSSTR
    213TCP, UDPipxInternetwork Packet Exchange (IPX)
    214TCP, UDPvmpwscsVM PWSCS
    215TCP, UDPsoftpcInsignia Solutions
    216TCP, UDPatlsAccess Technology License Server
    217TCP, UDPdbasedBASE UNIX
    218TCP, UDPmppNetix Message Posting Protocol
    219TCP, UDPuarpsUnisys ARPs
    220TCP, UDPimap3Interactive Mail Access Protocol versi 3
    221TCP, UDPfln-spxBerkeley rlogind with SPX authentication
    222TCP, UDPfsh-spxBerkeley rshd with SPX authentication
    223TCP, UDPcdcCertificate Distribution Center
    224-241Tidak digunakan; dicadangkan
    242TCP, UDPdirectDirect
    243TCP, UDPsur-measSurvey Measurement
    245TCP, UDPlinkLINK
    246TCP, UDPdsp3270Display Systems Protocol
    247TCP, UDPsubntbcst_tftpSUBNTBCST_TFTP
    248TCP, UDPbhfhsbhfhs
    345TCP, UDPpawservPerf Analysis Workbench
    346TCP, UDPzservZebra server
    347TCP, UDPfatservFatmen Server
    371TCP, UDPclearcaseClearcase
    372TCP, UDPulistservUNIX Listserv
    373TCP, UDPlegent-1Legent Corporation
    374TCP, UDPlegent-2Legent Corporation
    375TCP, UDPofficial & unofficial assignments, known security risks, trojans and applications use.
    376TCP, UDPprotocol and security warnings including related ports.
    377TCP, UDPprotocol and security warnings including related ports.