Materi SOJ Pengertian Karakteristik Jenis Fungsi

Materi yang akan saya bagikan kali ini adalah materi SOJ (Sistem Operasi Jaringan) yang merupakan salah satu bagian dari materi admin server. Dalam materi ini akan dijelaskan tentang apa itu sistem operasi jaringan? Apa karakteristik sistem operasi jaringan? Apa Fungsi sistem operasi jaringan? Dan lainnya. 

Pengertian SOJ (Sistem Operasi Jaringan)

Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan atau dibuat untuk menangani, menyetting, dan membangun sebuah jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi file, layanan berbagi printer, DNS, HTTP, Proxy, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Sistem operasi jaringan adalah suatu jenis sistem operasi yang dikususkan untuk menangani jaringan.Sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.

Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

SOJ memiliki beberapa karakteristik atau ciri-ciri, yaitu : 
  • Merupakan pusat kendali sumber daya jaringan (network resource)
  • Akses aman ke sebuah jaringan
  • Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
  • Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain (misalnya Internet)
  • Back up data dan memastikan data tersebut tersedia dan aman.

Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan

a. Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
b. Mengelola sumber daya jaringan
c. Menyediakan layanan
d. Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
e. Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
f. Memonitor status dan fungsi elemen – elemen jaringan
g. Distribusi program dan update software ke client
h. Menggunakan kemampuan server secara efisien
i. Menyediakan tolerasi kesalahan

Jenis Sistem Operasi jaringan

Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI
Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu menghafal sintax – sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang digunakannya. Berikut beberapa contoh Sistem Operasi jaringan berbasis GUI
  • a. Linux Redhat
  • b. Windows NT 3.51
  • c. Windows 2000 (NT 5.0)
  • d. Windows Server 2003
  • e. Windows XP
  • f. Microsoft MS-NET
  • g. Microsoft LAN Manager
  • h. Novell NetWare
Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text
Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk menghafal sintax – sintax atau perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Linux Debian
  2. Linux Suse
  3. Sun Solaris
  4. Linux Mandrake
  5. Knoppix
  6. MacOS
  7. UNIX
  8. Windows NT
  9. Windows 2000 Server
  10. Windows 2003 Server
Namun, beberapa Sistem Operasi jaringan yang sering di temukan adalah sebagai berikut:
  1. UNIX
  2. LINUX
  3. NOVELL NETWARE
  4. OS/2
  5. Windows NT
Itulah materi tentang SOJ kali ini. Semoga bermanfaat. Tinggalkan komentar ya

Pengertian Audit Jaringan Jenis Metode dan Prosedurnya

    Menurut wikipedia, audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor.

    Pengertian audit jaringan

    Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian , dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan

    Sasaran / Tujuan Audit

    • Dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan suatu jaringan komputer.
    • Dapat mengevaluasi sistem keamanan pada jaringan komputer.
    • Memahami konsep dasar audit jaringan komputer.
    • Memahami dasar-dasar teknik audit jaringan komputer.
    • Mengetahui dan memahami fasilitas yang sudah ada, dan untuk lebih di tingkatkan

    Jenis-jenis Audit

    Audit jaringan komputer secara umum dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu Performance Audit danSecurity Audit.
    • Performance Audit lebih menitikberatkan pada peningkatan kinerja jaringan komputer.  
    • Security Audit lebih menitikberatkan pada sistem keamanan jaringan komputer. 
    Pembahasan ini akan menjelaskan teknik audit dengan pendekatan secara umum yang berlaku di kedua jenis audit di atas.

    Metode Audit Jaringan

    Proses audit untuk jaringan komputer akan semakin kompleks jika sistemnya semakin besar dan terintegrasi satu sama lainnya. Untuk mempermudah hal tersebut, teknik audit terhadap jaringan komputer harus di break-down berdasarkan layer-layer dari 7-layer pada Open System Interconnection(OSI). Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up.
    • Identifikasi Melalui Layer OSI
    Sebelum melakukan audit, ada baiknya terlebih dulu mengetahui mengenai komponen apa saja yang terdapat di tiap-tiap layer. Hal ini berfungsi untuk memudahkan kita dalam menentukan target audit (obyek yang akan di audit).
    • Pendekatan Top-down
    Audit dengan pendekatan Top-down adalah dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang tertinggi, yaitu Application Layer menuju ke layer yang terendah, yaitu Physical Layer. Berarti audit dilakukan dari perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi dan berakhir di infrastruktur komunikasi.
    • Pendekatan Bottom-up
    Audit dengan pendekatan Bottom-up adalah kebalikan dari pendekatan Top-down, yaitu dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang terendah, yaitu Physical Layer menuju ke layer yang tertinggi, yaitu Application Layer. Dalam hal ini audit dimulai dari infrastruktur komunikasi dan berakhir di perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi.

    Prosedur audit

    • Memeriksa apakah ada fungsi manajemen Jaringan yang kuat dengan otoritas untuk membuat standar dan prosedur
    • Memeriksa apakah tersedia dokumen mengenai inventarisasi peralatan Jaringan, termasuk dokumen penggantian peralatan
    • Memeriksa apakah tersedia prosedur untuk memantau network usage untuk keperluan peningkatan kinerja dan penyelesaian masalah yang timbul
    • Memeriksa apakah ada control secara aktif mengenai pelaksanaan standar untuk aplikasi-aplikasi on-line yang baru diimplementasikan
    Alasan kenapa harus ada Audit Jaringan?
    • Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan
    • Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu
    • Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan
    • Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu
    Sekian materi mengenai audit jaringan. Semoga bermanfaat.

































    +

    Laporan Ujian Kompetensi Kejuruan TKJ Paket II Mikrotik

    Laporan Ujian Kompetensi Kejuruan TKJ Paket II - Kali ini saya akan memberikan hasil laporan ujian praktik akhir yang telah saya buat saat menjalani Ujian Kompetensi Kejuruan yang dilaksanakan pada 24 Februari 2017. 

    Laporan ini adalah sama dengan laporan yang saya kumpulkan untuk penilaian, hanya saja sudah saya tulis ulang di blog. Berikut ini laporan yang telah saya buat.




    LAPORAN UJIAN KOMPETENSI KEJURUAN
    PAKET II

    laporan ukk tkj


    Nama : Muhammad Aldi
    No. Absen : 21



    SMK Negeri 1 Kota
    TAHUN PELAJARAN 2016/2017


    Kata Pengantar

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, dengan ini saya panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kami, sehingga saya dapat menyelesaikan ujian kompetensi kejuruan dan dapat menyelesaikan laporan yang berjudul “Laporan Ujian Praktik Kejuruan Paket II” dengan baik.

    Adapun dalam kegiatan dan pembuatan laporan telah saya usahakan semaksimal mungkin sehinggga saya harapkan mendapat penilaian yang baik dari penguji yang bersangkutan. Terimakaasih kepada Bapak/Ibu guru pembimbing yang telah memberi pelatihan dan materi. 

    Akhirnya saya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penulisan laporan ini terdapat kesalahan. Semoga laporan ini dapat digunakan sebagai sumber yang terpercaya dan dapat bermanfaat banyak orang.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.


    Magelang, 24 Februari 2017


    Muhammad Aldi


    Daftar Isi

    Laporan Ujian Kompetensi Kejuruan

    • Kata Pengantar
    • Daftar Isi
    • Tujuan Kegiatan
    • Alat dan Bahan
    • Keselamatan Kerja
    • Langkah Kerja
    • Pengujian
    • Kesimpulan 

    Tujuan Kegiatan

    1. Siswa dapat mengkoneksikan client dengan internet
    2. Siswa dapat mengelola jaringan mikrotik dengan Winbox
    3. Siswa dapat melakukan blokir situs atau file berekstensi
    4. Siswa dapat mengatur waktu koneksi aktif dan nonaktif


    Alat dan Bahan

    1. Koneksi Internet
    2. Wifi Routerboard
    3. Switch
    4. PC client dan server
    5. Kabel UTP
    6. Konektor RJ-45
    7. Tang Crimping
    8. LAN tester
    9. Obeng
    10. Wireless adaptor

    Keselamatan Kerja

    1. Berdoa sebelum melaksanakan pekerjaan.
    2. Gunakan alat keselamatan kerja berupa baju praktek dan sepatu karet.
    3. Saat menghidupkan peralatan/komputer dan mematikan sesuai prosedur yang benar.
    4. Pergunakan alat ukur sesuai prosedur.

    Langkah Kerja 

    1. Buatlah 2 kabel straight untuk mengkoneksikan client ke switch dan switch ke router Mikrotik.
    2. Hubungkan client, switch, router, dan jaringan WAN dengan kabel yang telah dibuat.
    3. Buka setting mikrotik dengan software Winbox. Login dengan mac address yang ada lalu remove configuration. Setelah tahap ini router akan disconnect beberapa kali.
    4. Setting pertama adalah setting interface. Setting seperti pada gambar.
      IP ether1 (WAN) : 10.10.10.21/24, 
      IP ether2 (LAN) : 192.168.121.1/24, 
      IP WLAN : 192.168.221.1/24.
    5. Atur DNS sebelum atur DHCP. Ini agar saat setup DHCP tidak usah memasukan DNS lagi pada masing masing jaringannya.
      DNS  : 10.10.10.33 dan 8.8.8.8. 
    6. Setting DHCP pada LAN dan WLAN. 
      Pool addressnya adalah netaddress.2-netaddress.100 
    7. Lalu setting Wireless adaptornya. Pada menu wireless pilih ap-bridge dan isikan nama SSID Aldi@proxy. Jangan lupa enable adapternya. 
      Setting wireless
    8. Lalu setting transparent proxy agar tidak perlu mengatur proxy pada tiap browser. Pilih dstnat dengan protokol TCP/IP,
      Host port 80, 8080, 8000 yang ingin dialihkan.
       Lalu pada action pilih redirect ke port 8080.  
    9. Masukkan gateway di route list agar client bisa routing ke WAN. Biarkan IP tetap 0.0.0.0/24. Hanya memasukkan Gateway 10.10.10.33 
    10. Setelah transparent proxy sudah jadi web proxy bisa di setting setelahnya. Pilih enabled dan isikan cache Administrator dengan nama yang diinginkan. Lalu pilih access untuk mulai memblokir situs dan ekstensi.
      Gunakan port 80,443 untuk port web proxynya. 
    11. Setting NTP agar setting scheduller dapat bekerja nantinya. Isikan NTP server yang diinginkan, bisa dengan IP atau dengan domain.
      Disini saya menggunakan 0.id.pool.ntp.org dan 1.asia.pool.ntp.org.
      Lalu ke setting clock dan atur clock secara manual. Atur zona waktu Asia/Jakarta dan klik apply dan OK. 
    12. Sebelum ke setting scheduler atur dulu firewall untuk melakukan blokir koneksi di filter rules. Chain forward dengan source address merupakan IP/Network yang ingin diblokir koneksi internetnya. Pilih drop pada actionnya. 
      192.168.221.0/24 merupakan network WLAN
    13. Pada menu scheduler tambahkan schedul atau jadwal untuk mati dan untuk hidup. Koneksi akan mati saat filter rule hidup dan sebaliknya. Isikan sesuai gambar berikut.
      Untuk line commandnya adalah 
      /ip firewall filter enable numbers=2 untuk mematikan koneksi, dan
      /ip firewall filter disable numbers=2 untuk menghidupkan koneksi.
    14. Setting sudah selesai. Sekarang masuk ke tahap pengujian.


    Pengujian

    1. Pengujian DHCP pada client. 
      Untuk memperbarui IP gunakan perintah ipconfig /release dan ipconfig /renew
    2. Pengujian koneksi client ke LAN dan client ke WAN.
      Ping berhasil mencapai LAN dan WAN
    3. Pengujian koneksi client ke internet. 
      Client sudah terkoneksi ke internet
    4. Pengujian dengan browsing menggunakan browser Chrome.
      Client bisa digunakan untuk browsing
    5. Pengujian blokir situs www.linux.or.id dan ekstensi .mp3.
      Blokir situs linux.or.id berhasil

      Blokir ekstensi .mp3 berhasil
    6. Untuk pengujian scheduller cukup lihat pada filter rules apakah rule yang diberi jadwal bisa enable atau disable sesuai waktu yang ditentukan pada scheduller.

    Kesimpulan

    Setting mikrotik menggunakan winbox merupakan penyetingan jaringan yang mudah. Dengan GUI tentunya membuat setting menjadi mudah dilihat dan mudah dicari letak kesalahannya. Dalam pembangunan jaringan dengan mikrotik ini saya tidak menemui banyak masalah. Mungkin hanya koneksi internet yang agak lambat karena digunakan secara bersamaan.

    Untuk kesalahan pada setiap layanan atau yang lainnya yang pernah saya temui adalah sebagai berikut : 

    1. Tidak bisa login dengan winbox. 

    • User dan password yang salah
    • Kabel yang rusak
    • Versi winbox perlu diupdate
    • Routerboard yang rusak

    2. Interface berwarna lain (merah).

    • Belum ada client yang  terkoneksi  dengan interface itu

    3. DHCP pool salah.

    • Lihat pada address list. Sudah sesuai belum dengan rentang IP yang akan diberikan.

    4. Transparent proxy tidak berjalan.

    • Kesalahan pada port yang ingin dialihkan
    • Kesalahan pada port untuk redirect

    5. Wireless tidak berjalan/belum terkoneksi internet.

    • Adapter mungkin belum enabled
    • Belum ganti mode ke ap-bridge
    • IP network LAN dan WLAN belum ada di iproutes list

    6. Web proxy

    • Kesalahan pada alamat ip yang menerima blokir web proxy
    • Transparent proxy belum berjalan
    • Kesalahan penulisan alamat atau ekstensi

    7. NTP

    • Mengisi NTP server saat masih enable
    • Belum terkoneksi internet
    • Salah menulis NTP server
    • Jika tidak berhasil menggunakan alamat domain coba dengan alamat ipnya

    8. Scheduller

    • NTP belum berjalan
    • Kesalahan pada penulisan command line
    • Kesalahan pada nomer filter rules
    • Filter rules belum berjalan
    • Rentang waktu yang salah

    Itulah beberapa masalah yang pernah saya temui yang tentunya bukan saat ujian ini. Dengan berulangkali menemui kesalahan dan mencari solusinya tentu menjadi nilai tersendiri untuk menghadapi apabila suatu saat menemui kesalahan yang sama. Setting dengan winbox dapat dilakukan dengan cepat sehingga menghemat banyak waktu daripada saat menggunakan router berbasis CLI. 

    Kalau kamu ingin download versi asli (.doc) laporan ini kamu bisa langsung menghubungi saya lewat email. Jadi jangan sungkan. Kirimi saya email atau tuliskan emailmu lewat kolom komentar.

    Pengertian Multiuser Multitasking dan Multisharing dan Contohnya

    Pengertian Multiuser Multitasking dan Multisharing dan Contohnya - Dalam menggunakan komputer dan jaringan kita banyak mendengar banyak istilah yang berhubungan dengan komputer dan jaringan yang sedang kita pelajari. Dalam mempelajari berbagai jenis cara kerja sistem komputer misalnya.

    Kita pasti pernah mendengar istilah multiuser, multitasking, dan multisharing. Pada artikel kali ini akan saya jelaskan mengenai tiga istilah tersebut beserta contohnya.

    • Multiuser

    Multiuser merupakan suatu keadaan sistem dimana sistem tersebut bisa mengatur banyak hardware, software, dan data untuk digunakan oleh beberapa user. User yang dimaksud bisa mengakses sumberdaya tersebut melalui satu komputer maupun beberapa komputer dengan ijin server atau workstation.

    Contoh dari multiuser adalah sistem operasi windows. Pada sistem operasi ini bisa terdapat banyak user yang terbagi menjadi administrator dan guest user. 

    Contoh lainnya seperti saat kita ke warnet dan menggunakan print yang ada didalam jaringan warnet tersebut. Printer tersebut dapat digunakan oleh setiap billing yang terhubung sehingga tidak perlu untuk memasang satu printer pada setiap billing.

    • Multitasking

    Multitasking merupakan kemampuan sebuah sistem komputer untuk melakukan bebrapa proses atau tugas sekaligus atau bersamaan. CPU komputer dapat memproses banyak perintah dalam waktu yang bersamaan secara tepat dan akurat. Banyaknya proses tergantung banyaknya perintah yang dimasukan user. 

    Kecepatan dan banyaknya pemrosesan data juga bergantung pada spesifikasi hardware yang terpasang pada komputer. Misalnya untuk menjalankan sua aplikasi membutuhkan 2GB memori namun memori yang kita miliki hanya 1GB maka komputer akan lambat memproses data tersebut atau mungkin tidak bisa menjalankan aplikasi tersebut.

    Contoh dari multitasking misalnya pada saat kita membaca blog ini sambil mendengarkan musik dan membuka microsoft word. Contoh lainnya yang sering kita temui adalah saat kita membuka banyak tab pada browser kita.

    • Multisharing

    Multisharing merupakan suatu metode yang membuat komputer mampu untuk membuat user dapat berkomunikasi dengan banyak user lain dan berbagi sumberdaya seperti hardware, software, dan data. Contoh multisharing adalah saat kita membagikan file lewat workgroup LAN.

    Itulah penjelasan mengenai pengertian multiuser, multitasking dan multisharing dan contohnya kali ini. Masih banyak istilah lain seperti multiboot, multiprograming dan lain-lain yang akan saya jelaskan pada artikel yang akan datang.

    Trimakasih atas kunjungan anda. Semoga bermanfaat.

    Cara Sharing Wifi Laptop Beserta Troubleshootnya

    sumber : pixabay.com
    Cara Sharing Wifi Laptop atau Komputer Beserta Troubleshootnya - Wifi sepertinya sudah menjadi sarana utama bagi banyak orang untuk menikmati koneksi ke internet. Wifi (Wireless Fidellity) merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan kita untuk terkoneksi dengan jaringan secara wireless atau tanpa kabel.

    Untuk menikmati layanan wifi kita harus berada dalam jangkauan access point yang juga sudah terkoneksi dengan perangkat pendukung lainnya. Wifi yang tersedia saat ini sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat dilihat dari jenis keamanan dan cara untuk login kedalam jaringan wifi tersebut. Tak jarang perangkat yang bisa terkoneksi dengan wifi tersebut dibatasi sehingga perangkat lainnya seperti laptop teman maupun smartphone tidak dapat terkoneksi.

    Kali ini saya akan menjelaskan cara sharing wifi dengan CMD (Command Prompt). Cara ini bisa digunakan untuk membagikan koneksi wifi dari Wifi.id maupun wifi provider lainnya. Berikut ini caranya : 
    • Pastikan anda sudah terkoneksi ke wifi yang ingin dishare. Pastikan juga sudah terinstal driver wireless adapter di laptop atau komputer anda.
    • Buka aplikasi CMD lewat start button accessories atau lewat run.
    • Terlebih dulu buat nama dari SSID wireless yang akan dibuat dan atur password jika diperlukan. Ketikkan perintah berikut ini : 
    netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=naman key=password
    • ssid merupakan nama wifi yang ingin dibuat
    • key merupakan password yang anda inginkan untuk mengamankan wifi anda
    • setelah itu kita start layanan wifi kita dengan perintah berikut ini : 
    netsh wlan start hostednetwork
    • lalu tekan enter.
    • Wifi akan tampil dan siap untuk digunakan seperti wifi yang terkoneksi dengan laptop. Laptop akan bekerja sebagai router access point pada umumnya sehingga jika ada beberapa perangkat yang terkoneksi dengan wifi yang anda buat bandwidthnya pun akan terbagi.
    • Untuk mematikan wifi ketikkan perintah berikut ini : 
    netsh wlan stop hosted network
    • lalu tekan enter.
    jika semua setting berjalan dengan benar akan muncul seperti pada gambar















    Itulah cara untuk membagikan wifi dari laptop anda. Cara tersebut bukan tanpa masalah, masalah biasa terjadi karena setting perangkat pendukung yang belum benar.

    Sebab Kegagalan Setting Wifi Dengan CMD

    pesan kesalahan saat layanan wifi tidak bisa dijalankan : 
    the hosted network couldn't be started.
    the group or resource is not in the correct state to perform the requested operation.

    A. Wireless adapter belum terpasang atau sudah out to date

    Masalah ini dapat diatasi dengan menginstall driver wireless adapter atau mengupdatenya ke versi terbaru. Anda bisa menggunakan software driver pack atau mendownloadnya sesuai dengan jenis atau merek driver anda.

    B. Wireless adapter dalam status disable. 

    Untuk mengatasi ini buka menu network connections lewat control panel dan enable perangkat wireless anda

    C. Layanan Adhoc berada pada status disable

    Untuk mengatasinya klik kanan pada wifi yang ingin dibagikan. Buka tab properties lalu klik Advanced. Enable layanan Adhoc

    D. Wifi direct virtual adapter dalam status disable

    Enable kedua perangkat pada gambar disamping dengan klik kanan lalu pilih enable. Kedua perangkat tersebut merupakan perangkat yang digunakan sebagai adapter pemancar wifi dari laptop atau komputer anda.




    Itulah pembahasan pada artikel Cara Sharing Wifi Laptop atau Komputer Beserta Troubleshootnya. Cara ini bekerja untuk Windows 7, Windows 8, Hingga Windows 10. Jika anda masih belum berhasil atau wifi masih belum bisa dipancarkan dengan laptop anda cobalah untuk berbagi wifi menggunakan software seperti Connectify atau Baidu.

    Terimakasih atas kunjungan anda. Semoga bermanfaat.

    Jenis-jenis Kabel Jaringan dan Fungsinya

    sumber : pixabay.com
    Jenis-jenis Kabel Jaringan dan Fungsinya - Jumlah jaringan komputer di dunia ini sudah sangat banyak. Diantara jaringan-jaringan yang ada ada yang menggunakan kabel sebagai media transmisi (wired) dan ada yang menggunakan perangkat nirkabel (wireless).


    Penggunaan jaringan wireless tentu lebih banyak digunakan karena selain praktis karena tidak memerlukan instalasi kabel yang ribet. Namun penggunaan jaringan dengan kabel memiliki keunggulan tersendiri jika dibandingkan dengan jaringan wireless.

    Apa itu jaringan kabel?

    Jaringan kabel merupakan jaringan dimana proses transmisi datanya menggunakan media kabel. Koneksi dengan media kabel ini bisa diimplementasikan dalam berbagai jenis topologi ataupun jenis-jenis jaringan komputer. Kabel juga merupakan salahsatu hardware penting dalam suatu pembangunan komputer.

    Kelebihan menggunakan jaringan kabel

    Meskipun jaringan wireless dinilai lebih dari jaringan kabel baik dari segi kepraktisan maupun efisiensi, namun jaringan kabel memiliki beberapa alasan untuk bisa melebihi jaringan wireless. Ada beberapa alasan jaringan kabel masih banyak digunakan sampai saat ini. 
    • Penggunaan jaringan kabel bisa menjangkau daerah pedesaan yang masih sulit untuk tercapai sinyal radio. 
    • Harga untuk pengadaan hardware jaringan kabel lebih murah dibanding perangkat pembangun jaringan wireless.
    • Jaringan kabel memiliki stabilitas yang tinggi dibanding jaringan wireless.
    • Kekuatan jaringan kabel tidak akan terpengaruh cuaca.

    Kekurangan menggunakan jaringan kabel

    Terlepas dari kelebihan diatas, jaringan kabel memiliki berbagai kekurangan jika dibandingkan dengan jaringan wireless. Kekurangan tersebut diantaranya : 
    1. Untuk instalasi jarak jauh akan membutuhkan kabel yang banyak. Pekerja yang dibutuhkan untuk melakukan pemasangan kabel juga lebih banyak.
    2. Perlu memperhatikan tempat pemasangan kabel agar terhindar dari berbagai penyebab kerusakan seperti digigit hewan maupun tertimpa pohon tumbang.
    3. Akan sulit untuk merapikan kabel yang sudah terpasang.

    Fungsi jaringan kabel

    Jaringan kabel berfungsi sebagai media transmisi data dari server ataupun internet, menuju client dengan menggunakan media kabel. Jaringan jenis ini juga memerlukan perangkat penunjang lain yang memiliki kualitas bagus agar proses transmisi data dapat berjalan dengan cepat.

    Jenis-jenis kabel jaringan yang banyak dipakai saat ini ada 3, yaitu kabel coaxial, kabel twisted pair, dan kabel fiber optic. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis kabel tersebut : 

    A. Kabel Coaxial

    sumber : google.com/imghp
    Kabel coaxial merupakan jenis kabel yang bisa dibilang sudah tua dan jarang digunakan. Kabel coaxial merupakan kabel yang terdiri dari konduktor yang dibungkus dengan beberapa lapisan sebagai isolator. Konektor yang digunakan untuk kabel coaxial adalah konektor BNC (Bayonet Neill–Concelman).

    Fungsi kabel coaxial adalah untuk melakukan transmisi kecepatan tinggi dan melakukan pembagian sinyal broadband atau sinyal berfrekuensi tinggi. Kabel coaxial bisa kita temukan pada barang-barang elektronik di rumah seperti pada antena TV dan barang elektronik lainnya. Selain itu kabel coaxial juga digunakan untuk membangun topologi bus dan ring pada jaringan komputer dan juga untuk menghubungkan antena dengan router.

    Keunggulan kabel coaxial adalah harganya yang murah dan minim adanya interferensi dengan sistem lain. Tetapi kabel coaxial memiliki banyak kelemahan diantaranya nilai redam yang tinggi sehingga dibutuhkan banyak repeater untuk koneksi jarak jauh, selain itu kabel coaxial memiliki jangkauan koneksi yang terbatas dan fleksibilitas yang lebih rendah dibanding kabel twisted pair.

    B. Kabel Twisted Pair

    sumber : pixabay.com
    Kabel twisted pair merupakan kabel yang paling sering digunakan untuk membangun jaringan. Kabel twisted pair memiliki ciri fisik yaitu kabel yang dipasang secara berlilit satu dengan yang lainnya.
    Kabel twisted pair dapat dibagi menjadi 3 jenis kabel.


           UTP (Unshielded Twisted Pair)

    Sesuai namanya, kabel UTP merupakan jenis kabel twisted yang tidak memiliki shield atau pelindung. Karenanya kabel jenis ini banyak digunakan untuk instalasi jaringan di ruangan. Kelemahan dari kabel UTP adalah rawan terhadap voltase tinggi dan medan magnet.

           FTP (Foiled twisted pair)

    Kabel merupakan kabel yang hampir sama dengan kabel UTP, hanya saja kabel jenis ini memiliki lpisan pelindung berupa foil yang menjadikan ketahanan kabel ini lebih dati kabel UTP.

           STP (Shielded Twisted Pair)

    STP tidak jauh berbeda dengan UTP dan FTP. Kabel jenis STP memiliki lapisan pelindung terbaik diantara ketiga jenis kabel twisted. lapisan tambahan ini dapat melindungi bagian dalam kabel dari gangguan magnetik dan menangkal noise.

    Dari ketiga jenis kabel twisted diatas yang paling diminati tentu saja kabel UTP. Walaupun memiliki tingkat ketahanan paling rendah namun kabel ini tetap diminati karena harganya paling murah dibanding jenis kabel twisted yang lain.

    C. Kabel Fiber Optic (FO)

    sumber : pixabay.com
    Kabel FO merupakan kabel dengan kecepatan transmisi paling tinggi. Kabel jenis ini biasa digunakan untuk jaringan yang sangat luas, antar pulau bahkan antar benua. Kabel ini terdiri dari bagian dalam yang terbuat dari gelas/kaca. Transmisi dengan jenis kabel ini hampir tanpa hambatan karena saking kecilnya serat optik tersebut.

    Keunggulan kabel fiber optic antara lain : 
    • memiliki kecepatan transmisi tertinggi,
    • mampu mentransmisikan sinyal cahaya, dan
    • tahan terhadap gelombang radio.
    Sementara kelemahan kabel fiber optic antara lain : 
    • harga kabel sangat mahal,
    • tidak semua ISP menggunakan jenis kabel ini,
    • kecepatan transmisi dibatasi ISP, dan
    • tidak pengaruh besar jika dipasang di jaringan berukuran kecil.
    Akhir dari pembahasan ini yaitu penggunaan dari masing-masing jenis kabel disesuaikan dengan topologi, jangkauan area, dan dana yang tersedia. Itu perlu sekali agar nantinya jaringan yang telah dibuat dapat berjalan dengan optimal. 

    Sekian pembahasan mengenai Jenis-jenis Kabel Jaringan dan Fungsinya. Semoga bermanfaat.

    Mengenal Jenis-jenis Port dan Fungsinya

    jenis jenis port
    sumber : pixabay.com
    Mengenal Jenis-jenis Port dan Fungsinya - Dalam mempelajari materi jaringan pasti kita pernah mendengan istilah port. Bukan hanya mendengar, pasti ada saja soal yang menanyakan tentang port. Baik dari jenis maupun fungsinya. Kata port makin sering kita temui saat melakukan konfigurasi jaringan.
    Kali ini saya akan menjelaskan tentang istilah port dalam jaringan komputer.

    Apa itu port?

    Menurut wikipedia bahasa indonesia,  port adalah mekanisme dalam protokol TCP/IP yang memungkinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa proses koneksi dengan komputer dan programlainnya di dalam suatu jaringan.

    Dapat diartikan begini. Port merupakan suatu jack atau socket yang berfungsi untuk memfasilitasi komputer agar bisa terkoneksi dengan komputer lain yang terhubung dalam suatu jaringan. 

    Kurang lebih port bisa digambarkan jika ada sebuah jalan yang menghubungkan 2 provinsi, port merupakan pilihan terminal jurusan untuk melakukan perjalanan antara dua kota itu.

    Port memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi layanan ataupun aplikasi yang menggunakan sumber daya dalam suatu jaringan sehingga port juga memberikan layanan kepada client agar client tersebut dapat mengakses layanan yang ada di server.

    Jenis-jenis port

    Menurut terminologi komputer port dibedakan menjadi port fisik dan port logic.

    • Port fisik merupakan port yang sering kali kita lihat secara nyata, port ethernet misalnya. Fungsi utama port fisik adalah untuk menghubungkan bebrapa komponen secara fisik. Biasanya penghubungan dengan kabel jaringan yang menghubungkan komputer dengan HUB atau perangkat lainnya.
    • Port logic merupakan jenis port yang wujudnya tidak dapat dilihat secara fisik. Jika pada port fisik kita melihat port sebagai tempat untuk menghubungkan perangkat dengan kabel, Pada port logic kita menghubungkannya melalui nomor port, nomor tersebut mewakili layanan yang ada dalam jaringan komputer. Port logic terdiri dari angka yang bila diurutkan akan terdiri dari port 0 sampai port 10,000.

    Menurut fungsinya port dibedakan menjadi 5.

    • Port serial digunakan untuk mentransmisikan data dari jarak jauh secara lambat, misalnya pada keyboard, mouse, monitor, dan modem USB.
    • Port paralel merupakan port yang berfungsi untuk mentransmisikan data pada jarak dekat secara cepat. Port ini sering dipakai untuk menghubungkan printer, memori eksternal, dan tape magnetik untuk backup data.
    • Port SCSI (small computer system interface), merupakan port yang berfungsi sebagai transmittor data secara cepat bahkan dapat dipakai untuk 7 alat sekaligus (daisy chain). Contoh daisy chain antara lain koneksi dari SCSI kontroller keperangkat hardisk drive eksternal, dari harddisk eksternal disambungkan secara seri ke perangkat yang lain seperti tape drive, serta koneksi dari tape drive yang disambungkan ke CD/DVD drive dan lain sebagainya.
    • Port USB (universal serial bus), untuk mentransmisikan data yang terhubung hingga 127 periferal dalam rangkaian daisy chain.
    • Port tambahan khusus seperti : FireWire, MIDI, IrDa, Bluetooth, dan ethernet. Fire Wire berfungsi untuk camcorder, pemutar DVD, dan TV. Sedangkan port MIDI (musical instrument digital interface) untuk menghubungkan instrumen musik. Kemudian port IrDA (Infrared Data Association) untuk koneksi nirkabel sejauh beberapa kaki. Port Bluetooth adalah gelombang radio jarak dekat yang bisa menstransmisikan data sejauh 9 m. Port ethernet digunakan dalam koneksi LAN.

    Menurut penomorannya jenis port dibedakan menjadi tiga.

    • Well-known Port: port yang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tetapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known port selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada pada masa depan. Well-known port didefinisikan dalam RFC 1060.
    • Registered Port: Port-port yang digunakan oleh banyak vendor komputer atau jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat. Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tetapi tidak dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat menggunakan port number yang sama. Range registered port berkisar dari 1024 hingga 49151 dan beberapa port di antaranya adalah Dynamically Assigned Port.
    • Dynamically Assigned Port: merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.

    Tabel Well-known Port

    Berikut ini adalah tabel well-known port beserta layanan yang ada didalamnya. Beberapa port mungkin tidak memiliki layanan sama sekali ataupun hanya untuk pencadangan.



    PortJenis PortKeywordDigunakan oleh
    1TCP, UDPTCPmuxTCP Port Service Multiplexer
    2TCP, UDPcompressnetManagement Utility
    3TCP, UDPcompressnetCompression Process
    5TCP, UDPrjeRemote Job Entry
    7TCP, UDPechoEcho
    9TCP, UDPdiscardDiscard;alias=sink null
    11TCP, UDPsystatActive Users; alias = users
    13TCP, UDPdaytimeDaytime
    15TCP, UDPBelum ditetapkan (sebelumnya: netstat)
    17TCP, UDPqotdQuote of the Day; alias = quote
    18TCP, UDPmspMessage Send Protocol
    19TCP, UDPchargenCharacter Generator; alias = ttytst source
    20TCP, UDPftp-dataFile Transfer Protocol (default data)
    21TCP, UDPftpFile Transfer Protocol (control), connection dialog
    22TCP, UDPSSHPutty
    23TCP, UDPtelnetTelnet
    24TCP, UDPAny private mail system
    25TCP, UDPsmtpSimple Mail Transfer Protocol; alias = mail
    27TCP, UDPnsw-feNSW User System FE
    29TCP, UDPmsg-icpMSG ICP
    31TCP, UDPmsg-authMSG Authentication
    33TCP, UDPdspDisplay Support Protocol
    35TCP, UDPAny private printer server
    37TCP, UDPtimeTime; alias = timeserver
    39TCP, UDPrlpResource Location Protocol; alias = resource
    41TCP, UDPgraphicsGraphics
    42TCP, UDPnameserverHost Name Server; alias = nameserver
    43TCP, UDPnicnameWho Is; alias = nicname
    44TCP, UDPmpm-flagsMPM FLAGS Protocol
    45TCP, UDPmpmMessage Processing Module
    46TCP, UDPmpm-sndMPM (default send)
    47TCP, UDPni-ftpNI FTP
    49TCP, UDPloginLogin Host Protocol
    50TCP, UDPre-mail-ckRemote Mail Checking Protocol
    51TCP, UDPla-maintIMP Logical Address Maintenance
    52TCP, UDPxns-timeXNS Time Protocol
    53TCP, UDPdomainDomain Name System Server
    54TCP, UDPxns-chXNS Clearinghouse
    55TCP, UDPisi-glISI Graphics Language
    56TCP, UDPxns-authXNS Authentication
    57TCP, UDPAny private terminal access
    58TCP, UDPxns-mailXNS Mail
    59TCP, UDPAny private file service
    61TCP, UDPni-mailNI MAIL
    62TCP, UDPacasACA Services
    63TCP, UDPvia-ftpVIA Systems - FTP
    64TCP, UDPcoviaCommunications Integrator (CI)
    65TCP, UDPtacacs-dsTACACS-Database Service
    66TCP, UDPsql*netOracle SQL*NET
    67TCP, UDPbootpcDHCP/BOOTP Protocol Server
    68TCP, UDPbootpcDHCP/BOOTP Protocol Server
    69TCP, UDPTFTPTrivial File Transfer Protocol
    70TCP, UDPgopherGopher
    71TCP, UDPnetrjs-1Remote Job Service
    72TCP, UDPnetrjs-2Remote Job Service
    73TCP, UDPnetrjs-3Remote Job Service
    74TCP, UDPnetrjs-4Remote Job Service
    75UDPAny private dial-out service
    77TCP, UDPAny private RJE service
    78TCP, UDPvetTCPVetTCP
    79TCP, UDPfingerFinger
    80TCP, UDPwwwWorld Wide Web HTTP
    81TCP, UDPhosts2-nsHOSTS2 Name Server
    82TCP, UDPxferXFER Utility
    83TCP, UDPmit-ml-devMIT ML Device
    84TCP, UDPctfCommon Trace Facility
    85TCP, UDPmit-ml-devMIT ML Device
    86TCP, UDPmfcobolMicro Focus Cobol
    87TCP, UDPAny private terminal link; alias = ttylink
    88TCP, UDPkerberosKerberos
    89TCP, UDPsu-mit-tgSU/MIT Telnet Gateway
    90TCP, UDPDNSIX Security Attribute Token Map
    91TCP, UDPmit-dovMIT Dover Spooler
    92TCP, UDPnppNetwork Printing Protocol
    93TCP, UDPdcpDevice Control Protocol
    94TCP, UDPobjcallTivoli Object Dispatcher
    95TCP, UDPsupdupSUPDUP
    96TCP, UDPdixieDIXIE Protocol Specification
    97TCP, UDPswift-rvfSwift Remote Virtual File Protocol
    98TCP, UDPtacnewsTAC News
    99TCP, UDPmetagramMetagram Relay
    100TCPnewacct(unauthorized use)
    101TCP, UDPhostnameNIC Host Name Server; alias = hostname
    102TCP, UDPiso-tsapISO-TSAP
    103TCP, UDPgppitnpGenesis Point-to-Point Trans Net; alias = webster
    104TCP, UDPacr-nemaACR-NEMA Digital Imag. & Comm. 300
    105TCP, UDPcsnet-nsMailbox Name Nameserver
    106TCP, UDP3com-tsmux3COM-TSMUX
    107TCP, UDPrtelnetRemote Telnet Service
    108TCP, UDPsnagasSNA Gateway Access Server
    109TCP, UDPpop2Post Office Protocol version 2 (POP2); alias = postoffice
    110TCP, UDPpop3Post Office Protocol version 3 (POP3); alias = postoffice
    111TCP, UDPsunrpcSUN Remote Procedure Call
    112TCP, UDPmcidasMcIDAS Data Transmission Protocol
    113TCP, UDPauthAuthentication Service; alias = authentication
    114TCP, UDPaudionewsAudio News Multicast
    115TCP, UDPsftpSimple File Transfer Protocol
    116TCP, UDPansanotifyANSA REX Notify
    117TCP, UDPuucp-pathUUCP Path Service
    118TCP, UDPsqlservSQL Services
    119TCP, UDPnntpNetwork News Transfer Protocol (NNTP); alias = usenet
    120TCP, UDPcfdptktCFDPTKT
    121TCP, UDPerpcEncore Expedited Remote Procedure Call
    122TCP, UDPsmakynetSMAKYNET
    123TCP, UDPntpNetwork Time Protocol; alias = ntpd ntp
    124TCP, UDPansatraderANSA REX Trader
    125TCP, UDPlocus-mapLocus PC-Interface Net Map Server
    126TCP, UDPunitaryUnisys Unitary Login
    127TCP, UDPlocus-conLocus PC-Interface Connection Server
    128TCP, UDPgss-xlicenGSS X License Verification
    129TCP, UDPpwdgenPassword Generator Protocol
    130TCP, UDPcisco-fnaCisco FNATIVE
    131TCP, UDPcisco-tnaCisco TNATIVE
    132TCP, UDPcisco-sysCisco SYSMAINT
    133TCP, UDPstatsrvStatistics Service
    134TCP, UDPingres-netINGRES-NET Service
    135TCP, UDPloc-srvLocation Service
    136TCP, UDPprofilePROFILE Naming System
    137TCP, UDPnetbios-nsNetBIOS Name Service
    138TCP, UDPnetbios-dgmNetBIOS Datagram Service
    139TCP, UDPnetbios-ssnNetBIOS Session Service
    140TCP, UDPemfis-dataEMFIS Data Service
    141TCP, UDPemfis-cntlEMFIS Control Service
    142TCP, UDPbl-idmBritton-Lee IDM
    143TCP, UDPimap2Interim Mail Access Protocol v2
    144TCP, UDPnewsNewS; alias = news
    145TCP, UDPuaacUAAC Protocol
    146TCP, UDPiso-ip0ISO-IP0
    147TCP, UDPiso-ipISO-IP
    148TCP, UDPcronusCRONUS-SUPPORT
    149TCP, UDPaed-512AED 512 Emulation Service
    150TCP, UDPsql-netSQL-NET
    151TCP, UDPhemsHEMS
    152TCP, UDPbftpBackground File Transfer Program
    153TCP, UDPsgmpSGMP; alias = sgmp
    154TCP, UDPnetsc-prodNetscape
    155TCP, UDPnetsc-devNetscape
    156TCP, UDPsqlsrvSQL Service
    157TCP, UDPknet-cmpKNET/VM Command/Message Protocol
    158TCP, UDPpcmail-srvPCMail Server; alias = repository
    159TCP, UDPnss-routingNSS-Routing
    160TCP, UDPsgmp-trapsSGMP-TRAPS
    161TCP, UDPsnmpSimple Network Management Protocol
    162TCP, UDPsnmptrapSNMP TRAP
    163TCP, UDPcmip-manCMIP/TCP Manager
    164TCP, UDPcmip-agentCMIP/TCP Agent
    165TCP, UDPxns-courierXerox
    166TCP, UDPs-netSirius Systems
    167TCP, UDPnampNAMP
    168TCP, UDPrsvdRSVD
    169TCP, UDPsendSEND
    170TCP, UDPprint-srvNetwork PostScript
    171TCP, UDPmultiplexNetwork Innovations Multiplex
    172TCP, UDPcl/1Network Innovations CL/1
    173TCP, UDPxyplex-muxXyplex
    174TCP, UDPmailqMAILQ
    175TCP, UDPvmnetVMNET
    176TCP, UDPgenrad-muxGENRAD-MUX
    177TCP, UDPxdmcpX Display Manager Control Protocol
    178TCP, UDPnextstepNextStep Window Server
    179TCP, UDPbgpBorder Gateway Protocol (BGP)
    180TCP, UDPrisIntergraph
    181TCP, UDPunifyUnify
    182TCP, UDPauditUnisys Audit SITP
    183TCP, UDPocbinderOCBinder
    184TCP, UDPocserverOCServer
    185TCP, UDPremote-kisRemote-KIS
    186TCP, UDPkisKIS Protocol
    187TCP, UDPaciApplication Communication Interface
    188TCP, UDPmumpsPlus Five's MUMPS
    189TCP, UDPqftQueued File Transport
    190TCP, UDPgacpGateway Access Control Protocol
    191TCP, UDPprosperoProspero
    192TCP, UDPosu-nmsOSU Network Monitoring System
    193TCP, UDPsrmpSpider Remote Monitoring Protocol
    194TCP, UDPircInternet Relay Chat (IRC) Protocol
    195TCP, UDPdn6-nlm-audDNSIX Network Level Module Audit
    196TCP, UDPdn6-smmredDNSIX Session Management Module Audit Redirector
    197TCP, UDPdlsDirectory Location Service
    198TCP, UDPdls-monDirectory Location Service Monitor
    199TCP, UDPsmuxSMUX
    200TCP, UDPsrcIBM System Resource Controller
    201TCP, UDPat-rtmpAppleTalk Routing Maintenance
    202TCP, UDPat-nbpAppleTalk Name Binding
    203TCP, UDPat-3AppleTalk Unused
    204TCP, UDPat-echoAppleTalk Echo
    205TCP, UDPat-5AppleTalk Unused
    206TCP, UDPat-zisAppleTalk Zone Information
    207TCP, UDPat-7AppleTalk Unused
    208TCP, UDPat-8AppleTalk Unused
    209TCP, UDPtamTrivial Authenticated Mail Protocol
    210TCP, UDPz39.50ANSI Z39.50
    211TCP, UDP914c/gTexas Instruments 914C/G Terminal
    212TCP, UDPanetATEXSSTR
    213TCP, UDPipxInternetwork Packet Exchange (IPX)
    214TCP, UDPvmpwscsVM PWSCS
    215TCP, UDPsoftpcInsignia Solutions
    216TCP, UDPatlsAccess Technology License Server
    217TCP, UDPdbasedBASE UNIX
    218TCP, UDPmppNetix Message Posting Protocol
    219TCP, UDPuarpsUnisys ARPs
    220TCP, UDPimap3Interactive Mail Access Protocol versi 3
    221TCP, UDPfln-spxBerkeley rlogind with SPX authentication
    222TCP, UDPfsh-spxBerkeley rshd with SPX authentication
    223TCP, UDPcdcCertificate Distribution Center
    224-241Tidak digunakan; dicadangkan
    242TCP, UDPdirectDirect
    243TCP, UDPsur-measSurvey Measurement
    245TCP, UDPlinkLINK
    246TCP, UDPdsp3270Display Systems Protocol
    247TCP, UDPsubntbcst_tftpSUBNTBCST_TFTP
    248TCP, UDPbhfhsbhfhs
    345TCP, UDPpawservPerf Analysis Workbench
    346TCP, UDPzservZebra server
    347TCP, UDPfatservFatmen Server
    371TCP, UDPclearcaseClearcase
    372TCP, UDPulistservUNIX Listserv
    373TCP, UDPlegent-1Legent Corporation
    374TCP, UDPlegent-2Legent Corporation
    375TCP, UDPofficial & unofficial assignments, known security risks, trojans and applications use.
    376TCP, UDPprotocol and security warnings including related ports.
    377TCP, UDPprotocol and security warnings including related ports.